Ulama yang Menjaga Jarak dengan Penguasa, Dikasih Rp2,1 M Tetap Menolak

Selasa, 25 Oktober 2022 - 23:38 WIB
loading...
Ulama yang Menjaga Jarak...
Imam Said bin Musayib (15-94 Hijriyah), ulama ahli Hadis yang menjaga jarak dengan penguasa pada masa Dinasti Umayyah dipimpin Khalifah Abdul Malik bin Marwan. Foto/Ist
A A A
Sosok ulama yang menjaga jarak dengan penguasa pada masanya menarik untuk diketahui. Beliau lahir pada masa pengangkatan Utsman bin Affan menjadi khalifah menggantikan Umar bin Khattab.

Beliau adalah Imam Sa'id bin Musayib rahimahullah (15-94 Hijriyah). Keilmuannya diakui para ulama di masa Tabi'in. Seorang ulama ahli hadits dan ahli fiqih dari Madinah dan termasuk salah seorang dari Tujuh Fuqaha Madinah.

Imam Sa'id adalah orang yang paling hafal berbagai hukum dan keputusan yang dikeluarkan oleh Khalifah Umar bin Khattab, sehingga mendapat julukan Rawiyatul Umar (periwayat Umar). Hadis Mursal yang berasal dari Said bin Al-Musayyib dianggap Hasan oleh Imam Syafi'i.

Imam Said bermata-pencaharian sebagai sebagai penjual minyak dan tidak pernah mau menerima berbagai pemberian. Termasuk pemberian dari penguasa Dinasti Umayyah yang kala itu dipimpin Khalifah Abdul Malik bin Marwan.

Berikut kisahnya diceritakan oleh Ustaz Ahmad Syahrin Thoriq, pengasuh Ma'had Subulana Bontang Kalimantan Timur. Setiap khalifah yang naik tahta berusaha menundukkan hati Sa'id untuk mau berkontribusi dalam pemerintahan, atau minimal mau lunak kepada penguasa dengan sesekali memenuhi undangan mereka. Akan tetapi selalu berbuah pahit.

Seperti yang dilakukan Abdul Malik bin Marwan, khalifah kelima Dinasti Umayyah (berkuasa 685-705) yang mendengar bahwa Sa'id bin Musayib sedang membutuhkan uang karena tertimpa sebuah musibah. Ia mengirimkan 30.000 Dirham (setara Rp2,1 Miliar) kepada sang imam. Namun Ibnu Musayib justru menolaknya dan mengatakan kepada utusan istana kalimat yang tajam:

لا حاجة لي فيها ولا في بني مروان حتى ألقى الله، فيحكم بيني وبينهم

Artinya: "Saya tidak membutuhkan uang ini dan juga tidak membutuhkan bantuan dari bani Marwan, hingga saya bertemu Allah dan mengadili antara saya dan mereka."

Setelah ditolak bantuannya, Abdul Malik bin Marwan masih mencoba melakukan pendekatan lain. Kali ini ia mengirimkan utusannya didampingi Gubernur Madinah melamar putri Sa'id bin Musayyib bernama bernama Ribab, untuk putra mahkotanya yakni Walid bin Abdul Malik.

Namun lagi-lagi lamaran ini ditolak mentah-mentah oleh Imam Sa'id bin Musayib. Ia justru menikahkan putrinya yang alim dan cantik dengan muridnya bernama Abdullah bin Al-Wada'ah yang menduda karena baru saja ditinggal wafat istrinya.

Ketika Khalifah Walid bin Abdul Malik naik tahta menggantikan ayahnya Abdul Malik, ia pernah mendatangi Kota Madinah dan singgah di Masjid Nabawi. Di dalam masjid ia melihat seorang syaikh yang dikerumuni banyak jamaah, maka ia bertanya ke orang-orang siapa syaikh tersebut.

Dijawab bahwa itu adalah Imam Sa'id bin Musayib, sang ulama Fuqaha Madinah. Ia pun memerintahkan seorang pengawalnya untuk mendatangkan beliau kepadanya.

Pengawal itu pun datang kepada Ibnu Musayib dan berkata: "Amirul mukminin meminta agar engkau menemuinya."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ulama dan Cendikiawan...
Ulama dan Cendikiawan Iran yang Berjasa untuk Islam dan Dunia
Ketika Imam Syafii Berdebat...
Ketika Imam Syafi'i Berdebat dengan Orang Bodoh : Diamku dari Orang Hina adalah Jawaban
KH Cholil Nafis Resmi...
KH Cholil Nafis Resmi Menjadi Ketua Badan Pengurus DSN-MUI
Kisah Imam Abu Hanifah...
Kisah Imam Abu Hanifah dan Khalifah Al-Mansur Menafsirkan Soal Poligami
Kisah Tabiin : Sikap...
Kisah Tabiin : Sikap Rendah Hati Abdullah bin Mubarak, Ulama Teladan dan Ditakuti di Medan Perang
Perkuat Mutu Pendidikan...
Perkuat Mutu Pendidikan Pesantren, Majelis Masyayikh Gelar Pelatihan Asesmen Dikdasmen
Rekomendasi
Bukti Ilmiah Ini Diyakini...
Bukti Ilmiah Ini Diyakini Arkeolog Gunung Padang sebagai Piramida Tertua di Dunia
Fenomena Efek Stadion...
Fenomena Efek Stadion Badai Erin Kategori 5 Curi Perhatian Dunia
Bukti DNA Mengungkap...
Bukti DNA Mengungkap Asal-usul Penduduk Asli Amerika yang Mengejutkan
Artikel Terkini
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa tetelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved