Kisah Muslim Amerika Akbar T. Salaam Jadi Juragan Sosis Halal
Kamis, 24 November 2022 - 17:04 WIB
loading...
A
A
A
Kita ambil contoh penelitian kedokteran. Anda bisa mendapatkan urat saraf tulang belakang sepanjang satu kaki. Itu dijual dengan harga dua puluh dolar. Mata dijual dua puluh dolar sebuah.
Baca juga: Warith Deen Mohammed, Imam Amerika yang Ubah Nation of Islam Jadi Islam Sunni
Sekarang telah diketahui bahwa darah dari anak sapi yang belum lahir sangat bagus dan aman untuk transfusi darah pada manusia --bebas AIDS. Dan kandungan glukosa pada mata anak sapi yang belum lahir sekarang dipergunakan untuk pengobatan glukoma. Karena pemerintah Afrika melarang pembantaian gajah, maka tulang sapi dapat menggantikan bahan gading yang mulai berkurang.
Orang Jepang memperkenalkan satu proses baru, yaitu memasukkan tulang sapi ke dalam suatu cairan asam khusus dan tulang tersebut menjadi putih. Sekarang metode ini dipakai dalam perusahaan perhiasan untuk menggantikan gading.
Saya pergi ke tempat pelelangan dan saya diminta untuk memilih beberapa hewan. Di sana kami dapati berbagai ragam bangsa sedang mengadakan tawar-menawar, berusaha untuk mendapatkan yang terbaik untuk dibawa pulang kepada kelompoknya masing-masing. Tapi kami lihat di sana tidak ada seorang pun yang mewakili masyarakat Afro-Amerika.
Saya membeli seekor lembu jantan jenis Black Angus. Kami membayar sekitar 800 dolar. Kami bawa binatang tersebut ke fasilitas penyembelihan milik orang Jerman. Kami berbincang-bincang mengenai prosedurnya.
Menyembelih seekor hewan merupakan tugas yang berbahaya, sebab Anda bisa ditendangnya sampai mati; lembu itu bisa menyeruduk dan menghantam dengan kepala mereka, dengan tubuh mereka. Mereka bisa terlepas dan menginjak-injak Anda. Saya pernah beberapa kali dikejar-kejar hewan sekitar lima belas atau dua puluh tahun yang lulu. Saya pernah dilemparkan ke udara, dan ditanduk bahu saya.
Baca juga: Kisah Prof Ali S Asani: Bukan Sekadar Jihad di Harvard
Pertama, kami membaca Al-Quran dan sunnah Nabi untuk mengetahui bagaimana Rasulullah mengajarkan cara menyembehh hewan. Ada beberapa prosedur tertentu yang harus diikuti.
Pertama-tama, pisaunya harus sangat tajam. Nabi bersabda apa pun yang dilakukan seorang Muslim, dia harus melakukannya dengan sangat baik, juga dalam mengasah pisaunya. Pisau yang saya bawa ke sana sebenarnya tidak begitu tajam.
Di sana ada batu yang bergerigi, jadi saya mengasah bilah pilau saya supaya lebih tajam. Kemudian Rasulullah juga mengajarkan, apabila engkau menyembelih ucapkanlah "Bismillah."
Baca juga: Warith Deen Mohammed, Imam Amerika yang Ubah Nation of Islam Jadi Islam Sunni
Sekarang telah diketahui bahwa darah dari anak sapi yang belum lahir sangat bagus dan aman untuk transfusi darah pada manusia --bebas AIDS. Dan kandungan glukosa pada mata anak sapi yang belum lahir sekarang dipergunakan untuk pengobatan glukoma. Karena pemerintah Afrika melarang pembantaian gajah, maka tulang sapi dapat menggantikan bahan gading yang mulai berkurang.
Orang Jepang memperkenalkan satu proses baru, yaitu memasukkan tulang sapi ke dalam suatu cairan asam khusus dan tulang tersebut menjadi putih. Sekarang metode ini dipakai dalam perusahaan perhiasan untuk menggantikan gading.
Saya pergi ke tempat pelelangan dan saya diminta untuk memilih beberapa hewan. Di sana kami dapati berbagai ragam bangsa sedang mengadakan tawar-menawar, berusaha untuk mendapatkan yang terbaik untuk dibawa pulang kepada kelompoknya masing-masing. Tapi kami lihat di sana tidak ada seorang pun yang mewakili masyarakat Afro-Amerika.
Saya membeli seekor lembu jantan jenis Black Angus. Kami membayar sekitar 800 dolar. Kami bawa binatang tersebut ke fasilitas penyembelihan milik orang Jerman. Kami berbincang-bincang mengenai prosedurnya.
Menyembelih seekor hewan merupakan tugas yang berbahaya, sebab Anda bisa ditendangnya sampai mati; lembu itu bisa menyeruduk dan menghantam dengan kepala mereka, dengan tubuh mereka. Mereka bisa terlepas dan menginjak-injak Anda. Saya pernah beberapa kali dikejar-kejar hewan sekitar lima belas atau dua puluh tahun yang lulu. Saya pernah dilemparkan ke udara, dan ditanduk bahu saya.
Baca juga: Kisah Prof Ali S Asani: Bukan Sekadar Jihad di Harvard
Pertama, kami membaca Al-Quran dan sunnah Nabi untuk mengetahui bagaimana Rasulullah mengajarkan cara menyembehh hewan. Ada beberapa prosedur tertentu yang harus diikuti.
Pertama-tama, pisaunya harus sangat tajam. Nabi bersabda apa pun yang dilakukan seorang Muslim, dia harus melakukannya dengan sangat baik, juga dalam mengasah pisaunya. Pisau yang saya bawa ke sana sebenarnya tidak begitu tajam.
Di sana ada batu yang bergerigi, jadi saya mengasah bilah pilau saya supaya lebih tajam. Kemudian Rasulullah juga mengajarkan, apabila engkau menyembelih ucapkanlah "Bismillah."
Lihat Juga :