Mabuk Cinta Sangat Berbahaya? Inilah Gambaran Dosanya

Senin, 28 November 2022 - 11:30 WIB
loading...
A A A
Dinukil dari kitab "At-Taubah Wadziifatul 'Umur" yang ditulis Syaikh Muhammad bin Ibrahim al-Hamd menjelaskan,
apabila pelaku kemaksiatan ini ingin bertaubat, ia dapat melakukannya dengan cara meninggalkan perbuatan itu, berkeinginan kuat dan berusaha keras untuk menjalaninya, serta hendaklah ia tidak menceritakan masalahnya kepada orang yang dicintainya.

Janganlah ia mengingat, menyanjung, menemui, ataupun membantunya. Ia harus memutuskan setiap perkara yang dapat mengingatkan kepada kekasihnya. Hendaklah ia melakukan perkara-perkara yang sabar terhadap cobaan yang dialaminya, terutama pada awal-awal bertaubat.

Apabila orang yang dijadikan sebagai kekasihnya itu ikut membantu atau menjadi penyebab terjadinya kemaksiatan tersebut, hendaklah ia bertaubat kepada Allah. Bila ia seorang wanita, harus bertaubat kepada Allah dari perbuatan merayu dan berhias untuk yang dicintainya, bertaubat dari bercinta dengannya, bertaubat untuk bertemu dengannya atau berbicara dan mengobrol bersamanya, serta bertaubat untuk tidak mengirim surat kepadanya.

Sedang bagi orang-orang yang membantu terjalinnya hubungan cinta itu, hendaklah mereka pun bertaubat kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan meninggalkan apa yang pernah dilakukan. Hendaklah setiap diri menyadari bahwa apa yang dilakukannya itu termasuk dalam kategori tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan. Karena dengan melakukan itu, berarti ia telah menyulut api kerinduan dan mengobarkan baranya.

Dengan perbuatan tersebut, ia lebih banyak merusak daripada memperbaiki. Apa yang dilakukannya merupakan dosa dan perbuatan tidak terpuji, tidak termasuk perbuatan baik dan bukan pula perbuatan yang mengandung dua kemudharatan sehingga boleh diambil mudharat yang lebih ringan dari keduanya. Bahkan, kerusakan ini dapat mengarah pada kerusakan hati dan hancurnya agama.

Adakah kerusakan yang lebih besar daripadanya? Dijelaskan Syaikh Muhammad bin Ibrahim al-Hamd, kerusakan paling berbahaya akibat melakukan kemaksiatan itu adalah kesengsaraan jiwa atau kematian, sebagai akibat melakukan apa yang diharamkan. Kalau tidak demikian, maka menahan diri dari perbuatan ini dapat membuahkan kesuksesan dan keselamatan.

Obat Mabuk Cinta

Meskipun masalah mabuk asmara ini merupakan masalah pelik dan sulit untuk dapat terlepas dari jeratannya, namun untuk bisa bebas dan terlepas darinya bukanlah perkara yang tidak mungkin atau mustahil. Sebab, setiap penyakit pasti ada obatnya dan setiap obat tidak akan bermanfaat kecuali apabila sesuai dengan penggunaannya.

Oleh karena itu, apabila orang terjangkit penyakit ini condong kepada satu obat yang mujarab, kemudian berusaha mencarinya, niscaya ia akan menggapai apa yang ia cita-citakan dan akan mendapat bantuan untuk merealisasikan cita-citanya itu. Kalau tidak demikian, maka penyakitnya akan sulit diobati, bahkan bisa jadi akan bertambah parah.

Ibnul Jauzi rahimahullah berkata : "Obat hanya akan menyembuhkan bagi siapa yan mau menerimanya. Adapun orang yang menolaknya, maka obat tersebut tidak akan bermanfaat baginya."

Pada masalah penyakit hati karena cinta itu, disebutkan secara umum beberapa sebab yang dapat membantu seseorang untuk meninggalkan kebiasaan melakukan kemaksiatan ini, yaitu dengan cara :

1. Berdoa'

Berdoa, yang dilakukan dengan merendahkan diri dan bersungguh-sungguh memohon kepada Allah SWT, benar-benar mengharapkan-Nya dengan penuh keikhlasan dan memohon ampunan-Nya. Sungguh orang yang ditimpa oleh penyakit ini termasuk orang yang dalam keadaan terhimpit, sedang Allah SWT. mengabulkan permintaan orang yang berada dalam keadaan darurat apabila ia memohon kepada-Nya.

2. Menundukkan pandangan

Ibnul Jauzi rahimahullah berkata : "Orang yang secara tidak sengaja memandang sesuatu yang ia anggap baik, kemudian merasakan kenikmatan memandangnya, padahal perbuatan itu haram, maka wajib baginya untuk memalingkan pandangan. Ketika ia mengulangi pandangannya atau terus memandangnya, maka ia telah terjatuh pada perbuatan tercela, baik menurut agama maupun akal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kumpulan Doa ketika...
Kumpulan Doa ketika Sedang Jatuh Cinta, Cek di Sini Saja!
7 Ayat Perihal Cinta...
7 Ayat Perihal Cinta dalam Al Quran, Simak di Sini!
Doa dan Bacaan Al Quran...
Doa dan Bacaan Al Quran yang Paling Ditakuti Setan
Cinta dan Jodoh Masih...
Cinta dan Jodoh Masih Belum Datang Juga? Yuk, Taaruf Saja!
Awas, 3 Jenis Cinta...
Awas, 3 Jenis Cinta Ini Bisa Menyeret ke Neraka!
Ayat-ayat Cinta dalam...
Ayat-ayat Cinta dalam Al Quran, Nomor 6 untuk Cari Pasangan Lho!
Rekomendasi
Benua Mikro Baru Ditemukan...
Benua Mikro Baru Ditemukan Antara Greenland dan Kanada
Temuan 123 Simbol Maya...
Temuan 123 Simbol Maya Ungkap Keberadaan Kota Misterius yang Hilang
Debu Gurun Sahara Diprediksi...
Debu Gurun Sahara Diprediksi Akan Menutupi Wilayah AS Minggu Ini
Artikel Terkini
Apa Itu Ayat Salamun...
Apa Itu Ayat Salamun Rebo Wekasan?
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved