Biografi Ibnu Aqil, Penulis Kitab Terbesar dalam Islam dan Kisahnya yang Unik
Sabtu, 24 Desember 2022 - 19:10 WIB
loading...
A
A
A
Lalu ketika tiba waktu sholat, orang-orang pun memintaku menjadi Imam. Aku pun mengimami mereka. Selesai sholat, aku dijamu makan oleh mereka. Peristiwa itu terjadi di awal Ramadhan. Salah satu dari mereka berkata kepadaku:
إمامنا توفي، فصل بنا هذا الشهر
"Imam kami baru saja meninggal, kami berharap engkau mau menjadi imam shalat kami selama sebulan ini."
Aku pun memenuhi keinginan mereka. Setelah beberapa waktu, mereka berkata:
لإمامنا بنت. فزوجت بها
"Imam kami punya seorang anak gadis. Maukah Engkau menikah dengannya?" Aku pun akhirnya menikahi putri sang imam.
Pada suatu hari aku mengamati istriku, ternyata di lehernya ada seuntai kalung permata dengan benang merah yang dulu aku temukan di Makkah, maka aku katakan kepada istriku: لهذا قصة (kalung ini memiliki sebuah kisah).
Kemudian aku mengkisahkan peristiwa ketika dahulu aku menemukan kalung itu di Makkah. Mendegar kisahku itu, istriku pun menangis lalu berkata:
أنت هو والله، لقد كان أبي يبكي، ويقول: اللهم ارزق بنتي مثل الذي رد العقد علي، وقد استجاب الله منه
"Aduhai, berarti laki-laki itu adalah dirimu! Demi Allah, ayahku waktu itu menangis dan ia pernah berdoa: Ya Allah, karuniakanlah putriku seorang suami seperti laki-laki yang mengembalikan kalung ini. Sungguh Allah telah mengabulkan doa ayahku." [Siyar A'lam Nubala (19/449-450)]
Demikian sekilas biografi Ibnu Aqil, ulama penulis Kitab Al-Funun yang fenomenal dalam sejarah karya ulama. Semoga bermanfaat menambah wawasan kita.
Baca Juga: Kitab Paling Tebal dalam Sejarah Islam, Isinya 800 Jilid dan Panjangnya 40 Meter
Wallahu A'lam
إمامنا توفي، فصل بنا هذا الشهر
"Imam kami baru saja meninggal, kami berharap engkau mau menjadi imam shalat kami selama sebulan ini."
Aku pun memenuhi keinginan mereka. Setelah beberapa waktu, mereka berkata:
لإمامنا بنت. فزوجت بها
"Imam kami punya seorang anak gadis. Maukah Engkau menikah dengannya?" Aku pun akhirnya menikahi putri sang imam.
Pada suatu hari aku mengamati istriku, ternyata di lehernya ada seuntai kalung permata dengan benang merah yang dulu aku temukan di Makkah, maka aku katakan kepada istriku: لهذا قصة (kalung ini memiliki sebuah kisah).
Kemudian aku mengkisahkan peristiwa ketika dahulu aku menemukan kalung itu di Makkah. Mendegar kisahku itu, istriku pun menangis lalu berkata:
أنت هو والله، لقد كان أبي يبكي، ويقول: اللهم ارزق بنتي مثل الذي رد العقد علي، وقد استجاب الله منه
"Aduhai, berarti laki-laki itu adalah dirimu! Demi Allah, ayahku waktu itu menangis dan ia pernah berdoa: Ya Allah, karuniakanlah putriku seorang suami seperti laki-laki yang mengembalikan kalung ini. Sungguh Allah telah mengabulkan doa ayahku." [Siyar A'lam Nubala (19/449-450)]
Demikian sekilas biografi Ibnu Aqil, ulama penulis Kitab Al-Funun yang fenomenal dalam sejarah karya ulama. Semoga bermanfaat menambah wawasan kita.
Baca Juga: Kitab Paling Tebal dalam Sejarah Islam, Isinya 800 Jilid dan Panjangnya 40 Meter
Wallahu A'lam
(rhs)