Ayat Al-Qur'an yang Mengisahkan Nabi Isa akan Turun Kembali pada Hari Kiamat
Selasa, 27 Desember 2022 - 09:24 WIB
loading...
Ayat Al-Quran yang mengisahkan Nabi Isa alaihissalam akan turun kembali pada Hari Kiamat secara spesifik terdapat pada Surat An-Nisa ayat 159. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Ayat Al-Qur'an yang mengisahkan Nabi Isa alaihissalam akan turun kembali pada Hari Kiamat secara spesifik terdapat pada Surat An-Nisa ayat 159. Sedangkan kisah tentang dan kondisi Nabi Isa sebelum turun ke bumi pada Hari Kiamat terdapat pada Surat An-Nisa ayat 157-158.
Keterangan tersebut disampaikan dalam buku " Dahsyatnya Hari Kiamat " karya Ibnu Katsir. Selain ayat, juga ada beberapa hadis yang menceritakan menceritakan turunnya Nabi Isa as ke bumi sebelum kiamat datang.
Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:
“Dan (Kami hukum juga) karena ucapan mereka: “Sesungguhnya, kami telah membunuh al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah." Padahal, mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh adalah) orang yang diserupakan dengan Isa. Sesungguhnya, mereka yang berselisih pendapat tentang (pembunuhan) Isa selalu dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka benar benar tidak tahu (siapa sebenarnya yang dibunuh itu), melainkan mengikuti persangkaan belaka, jadi mereka tidak yakin telah membunuhnya. Akan tetapi, Allah telah mengangkat Isa ke hadirat Nya. Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” ( QS An-Nisa: 157-158 )
Baca juga: Gambaran Tatkala Dajjal Turun ke Bumi dan Ketika Nabi Isa Memimpin
Dilanjutkan pada ayat 159:
"Tidak ada seorang pun di antara Ahli Kitab yang tidak beriman kepadanya (Isa) menjelang kematiannya. Dan pada hari Kiamat dia (Isa) akan menjadi saksi mereka,"(QS An-Nisa 159)
Ibnu Jarir berkata mengenai tafsir ayat di atas, “Ibnu Yasar menuturkan kepada kami, Sufyan bercerita kepada kami dari Abu Hushain, dari Abu Said, dari Jubair, dari Ibnu Abbas: “Tidak ada seorang pun di antara Ahli Kitab yang tidak beriman kepadanya (Isa) menjelang kematiannya'." (QS An-Nisa': 159)
Ia mengatakan, “Sebelum kematian Isa bin Maryam.” Isnad ini sahih. Demikian juga al-Aufi menuturkan hadis tersebut dari Ibnu Abbas.
Apakah Nabi Isa meninggal dunia atau diangkat ke langit dalam keadaan hidup?
Abu Malik berkata bahwa maksud ayat “Tidak ada seorang pun di antara Ahli Kitab yang tidak beriman kepadanya (Isa) menjelang kematiannya,” (QS An-Nisa'": 159) ini terjadi ketika turunnya Isa bin Maryam. Tidak ada seorang pun Ahli Kitab yang tidak beriman kepadanya.
Keterangan tersebut disampaikan dalam buku " Dahsyatnya Hari Kiamat " karya Ibnu Katsir. Selain ayat, juga ada beberapa hadis yang menceritakan menceritakan turunnya Nabi Isa as ke bumi sebelum kiamat datang.
Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:
وَقَوْلِهِمْ إِنَّا قَتَلْنَا الْمَسِيحَ عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ رَسُولَ اللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَٰكِنْ شُبِّهَ لَهُمْ ۚ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِيهِ لَفِي شَكٍّ مِنْهُ ۚ مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ إِلَّا اتِّبَاعَ الظَّنِّ ۚ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينًا
بَلْ رَفَعَهُ اللَّهُ إِلَيْهِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا
بَلْ رَفَعَهُ اللَّهُ إِلَيْهِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَزِيزًا حَكِيمًا
“Dan (Kami hukum juga) karena ucapan mereka: “Sesungguhnya, kami telah membunuh al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah." Padahal, mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh adalah) orang yang diserupakan dengan Isa. Sesungguhnya, mereka yang berselisih pendapat tentang (pembunuhan) Isa selalu dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka benar benar tidak tahu (siapa sebenarnya yang dibunuh itu), melainkan mengikuti persangkaan belaka, jadi mereka tidak yakin telah membunuhnya. Akan tetapi, Allah telah mengangkat Isa ke hadirat Nya. Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” ( QS An-Nisa: 157-158 )
Baca juga: Gambaran Tatkala Dajjal Turun ke Bumi dan Ketika Nabi Isa Memimpin
Dilanjutkan pada ayat 159:
وَاِنۡ مِّنۡ اَهۡلِ الۡكِتٰبِ اِلَّا لَيُـؤۡمِنَنَّ بِهٖ قَبۡلَ مَوۡتِهٖ ۚ وَيَوۡمَ الۡقِيٰمَةِ يَكُوۡنُ عَلَيۡهِمۡ شَهِيۡدًا
"Tidak ada seorang pun di antara Ahli Kitab yang tidak beriman kepadanya (Isa) menjelang kematiannya. Dan pada hari Kiamat dia (Isa) akan menjadi saksi mereka,"(QS An-Nisa 159)
Ibnu Jarir berkata mengenai tafsir ayat di atas, “Ibnu Yasar menuturkan kepada kami, Sufyan bercerita kepada kami dari Abu Hushain, dari Abu Said, dari Jubair, dari Ibnu Abbas: “Tidak ada seorang pun di antara Ahli Kitab yang tidak beriman kepadanya (Isa) menjelang kematiannya'." (QS An-Nisa': 159)
Ia mengatakan, “Sebelum kematian Isa bin Maryam.” Isnad ini sahih. Demikian juga al-Aufi menuturkan hadis tersebut dari Ibnu Abbas.
Apakah Nabi Isa meninggal dunia atau diangkat ke langit dalam keadaan hidup?
Abu Malik berkata bahwa maksud ayat “Tidak ada seorang pun di antara Ahli Kitab yang tidak beriman kepadanya (Isa) menjelang kematiannya,” (QS An-Nisa'": 159) ini terjadi ketika turunnya Isa bin Maryam. Tidak ada seorang pun Ahli Kitab yang tidak beriman kepadanya.
Lihat Juga :