Sudah 2023 Kok Belum Juga Kiamat? Ini Hikmahnya
Minggu, 08 Januari 2023 - 22:14 WIB
loading...
Maha benar Allah ketika mengatakan bahwa Kiamat itu adalah rahasia-Nya. Kapan akan terjadi, tak seorang pun yang tahu. Foto/Ist
A
A
A
Sudah Tahun 2023 belum juga Kiamat. Lalu, apa hikmah di balik ini? Mari kita simak paparan pengasuh Rumah Fiqih Indonesia Ustaz Ahmad Sarwat Lc MA berikut ini.
Nabi Muhammad SAW disebut sebagai Nabi akhir zaman, salah satunya karena kedekatan masa kenabian Beliau dengan akhir zaman itu sendiri.
Bahkan kemunculan Nabi shollallohu 'alaihi wasallam sendiri justru bagian dari tanda-tanda Kiamat. Sebegitu dekatnya sehingga digambarkan seperti antara jari telunjuk dan jari tengah saja.
بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةُ كَهَاتَيْنِ، وَيُشِيرُ بِإِصْبَعَيْهِ فَيَمُدُّ هُمَا
"Jarak diutusnya aku dan hari Kiamat seperti dua (jari) ini." Beliau memberikan isyarat dengan kedua jarinya (jari telunjuk dan jari tengah), lalu merenggangkannya." (HR Al-Bukhari)
Dalam Hadits lain disebutkan:
بُعِثْتُ فيِ نَسْمِ السَّاعَةِ
"Aku diutus pada awal embusan angin Kiamat."
Ketika para sahabat mengetahui bahwa kenabian Muhammad SAW menjadi tanda bahwa Kiamat akan segera terjadi, mereka pun bertanya langsung kepada Beliau, kapan tepatnya Kiamat itu akan terjadi?
Tentu saja Nabi tidak bisa menjawab kapan tepatnya, namun jawabannya justru datang langsung dari Allah. Memang jawabannya tidak menyebutkan tanggal, hari, bulan dan tahun, tettapi dijawab boleh jadi waktunya sudah dekat.
يَسْأَلُكَ النَّاسُ عَنِ السَّاعَةِ ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ ۚ وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّ السَّاعَةَ تَكُونُ قَرِيبًا
Artinya: "Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah". Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya." (QS. Al-Ahzab ayat 63)
Nabi Muhammad SAW disebut sebagai Nabi akhir zaman, salah satunya karena kedekatan masa kenabian Beliau dengan akhir zaman itu sendiri.
Bahkan kemunculan Nabi shollallohu 'alaihi wasallam sendiri justru bagian dari tanda-tanda Kiamat. Sebegitu dekatnya sehingga digambarkan seperti antara jari telunjuk dan jari tengah saja.
بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةُ كَهَاتَيْنِ، وَيُشِيرُ بِإِصْبَعَيْهِ فَيَمُدُّ هُمَا
"Jarak diutusnya aku dan hari Kiamat seperti dua (jari) ini." Beliau memberikan isyarat dengan kedua jarinya (jari telunjuk dan jari tengah), lalu merenggangkannya." (HR Al-Bukhari)
Dalam Hadits lain disebutkan:
بُعِثْتُ فيِ نَسْمِ السَّاعَةِ
"Aku diutus pada awal embusan angin Kiamat."
Ketika para sahabat mengetahui bahwa kenabian Muhammad SAW menjadi tanda bahwa Kiamat akan segera terjadi, mereka pun bertanya langsung kepada Beliau, kapan tepatnya Kiamat itu akan terjadi?
Tentu saja Nabi tidak bisa menjawab kapan tepatnya, namun jawabannya justru datang langsung dari Allah. Memang jawabannya tidak menyebutkan tanggal, hari, bulan dan tahun, tettapi dijawab boleh jadi waktunya sudah dekat.
يَسْأَلُكَ النَّاسُ عَنِ السَّاعَةِ ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ ۚ وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّ السَّاعَةَ تَكُونُ قَرِيبًا
Artinya: "Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah". Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya." (QS. Al-Ahzab ayat 63)
Lihat Juga :