Asbabun Nuzul Surat Al-Hadid, Peringatan Agar Selalu Ingat Allah
Rabu, 11 Januari 2023 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَءَامِنُوا۟ بِرَسُولِهِۦ يُؤْتِكُمْ كِفْلَيْنِ مِن رَّحْمَتِهِۦ وَيَجْعَل لَّكُمْ نُورًا تَمْشُونَ بِهِۦ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۚ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS Al-Hadid ayat 28)
Ath-Thabarani meriwayatkan dalam Al-Ausath dengan sanad yang di dalamnya nada perawi yang tidak dikenal, dari Ibnu Abbas, bahwa ada 40 sahabat Raja An-Najasyi datang menemui Nabi Muhammad SAW. Mereka menyaksikan pada Perang Uhud. Maka di antara mereka ada yang terluka tetapi tidak seorangpun di antara mereka terbunuh.
Ketika mereka melihat kaum muslimin membutuhkan pertolongan maka mereka berkata: "Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami adalah ahli perjalanan, maka izinkanlah kami membawa harta kami untuk bakti sosial kepada kaum muslimin. Maka Allah menurunkan ayat: "Orang-orang yang telah kami datangkan kepada mereka Al-Kitab sebelum Al-Qur'an, mereka beriman (pula) dengan Al-Qur'an itu." (Al-Qashash: 52)
Ketika ayat itu turun, mereka berkata, "Wahai sekalian kaum muslimin, adapun diantara kami yang beriman dengan kitab kalian, maka baginya satu pahala sebagaimana pahala kalian."
Maka Allah menurunkan ayat "Hai orang-orang yang beriman (kepada para Rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian,"
Ibnu Hatim meriwayatkan dari Muqatil, dia mengatakan. Tatkala turun ayat, "Mereka adalah orang orang yang diberi pahala sebanyak dua kali disebabkan kesabaran mereka." (Al-Qashash: 54)
Para ahli kitab yang beriman lalu membanggakan di hadapan para sahabat Nabi Muhammad SAW. Mereka berkata, "Kami mendapatkan dua pahala sedangkan kalian mendapatkan satu pahala." Hal ini terasa berat di hati para sahabat. Maka Allah menurunkan ayat, "Hai orang-orang yang beriman (kepada para Rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian," Dengan demikian Allah menjadikan bagi para sahabat dua pahala sebagaimana orang ahli kitab yang beriman.
Kemudian pada Ayat 29, Allah berfirman:
لِّئَلَّا يَعْلَمَ أَهْلُ ٱلْكِتَٰبِ أَلَّا يَقْدِرُونَ عَلَىٰ شَىْءٍ مِّن فَضْلِ ٱللَّهِ ۙ وَأَنَّ ٱلْفَضْلَ بِيَدِ ٱللَّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَآءُ ۚ وَٱللَّهُ ذُو ٱلْفَضْلِ ٱلْعَظِيمِ
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS Al-Hadid ayat 28)
Ath-Thabarani meriwayatkan dalam Al-Ausath dengan sanad yang di dalamnya nada perawi yang tidak dikenal, dari Ibnu Abbas, bahwa ada 40 sahabat Raja An-Najasyi datang menemui Nabi Muhammad SAW. Mereka menyaksikan pada Perang Uhud. Maka di antara mereka ada yang terluka tetapi tidak seorangpun di antara mereka terbunuh.
Ketika mereka melihat kaum muslimin membutuhkan pertolongan maka mereka berkata: "Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami adalah ahli perjalanan, maka izinkanlah kami membawa harta kami untuk bakti sosial kepada kaum muslimin. Maka Allah menurunkan ayat: "Orang-orang yang telah kami datangkan kepada mereka Al-Kitab sebelum Al-Qur'an, mereka beriman (pula) dengan Al-Qur'an itu." (Al-Qashash: 52)
Ketika ayat itu turun, mereka berkata, "Wahai sekalian kaum muslimin, adapun diantara kami yang beriman dengan kitab kalian, maka baginya satu pahala sebagaimana pahala kalian."
Maka Allah menurunkan ayat "Hai orang-orang yang beriman (kepada para Rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian,"
Ibnu Hatim meriwayatkan dari Muqatil, dia mengatakan. Tatkala turun ayat, "Mereka adalah orang orang yang diberi pahala sebanyak dua kali disebabkan kesabaran mereka." (Al-Qashash: 54)
Para ahli kitab yang beriman lalu membanggakan di hadapan para sahabat Nabi Muhammad SAW. Mereka berkata, "Kami mendapatkan dua pahala sedangkan kalian mendapatkan satu pahala." Hal ini terasa berat di hati para sahabat. Maka Allah menurunkan ayat, "Hai orang-orang yang beriman (kepada para Rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian," Dengan demikian Allah menjadikan bagi para sahabat dua pahala sebagaimana orang ahli kitab yang beriman.
Kemudian pada Ayat 29, Allah berfirman:
لِّئَلَّا يَعْلَمَ أَهْلُ ٱلْكِتَٰبِ أَلَّا يَقْدِرُونَ عَلَىٰ شَىْءٍ مِّن فَضْلِ ٱللَّهِ ۙ وَأَنَّ ٱلْفَضْلَ بِيَدِ ٱللَّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَآءُ ۚ وَٱللَّهُ ذُو ٱلْفَضْلِ ٱلْعَظِيمِ
Lihat Juga :