Ramadan Bulan Pembakaran Dosa

loading...
Ramadan Bulan Pembakaran Dosa
Ramadan Bulan Pembakaran Dosa
"Manusia dilahirkan sebagai makhluk yang suci, tidak memiliki dosa apa pun dan kepada siapa pun. Namun dalam perjalanan kehidupannya, kita banyak melakukan dosa dan kezaliman kepada diri sendiri maupun orang lain."
Kalimat hikmah itu disampaikan oleh Ustaz Bisri, dalam kajian Spirit of Ramadhan (SOR) PPPA Daarul Qur'an di Masjid Jabal Rahmah, CBD Ciledug, Tangerang. Salah satu assatizh Daarul Qur'an tersebut menjelaskan, Allah memberikan bulan Ramadan kepada umat-Nya untuk menyucikan diri dari segala dosa. Sehingga, bulan istimewa ini pun banyak dikenal sebagai bulan pembakaran dosa.
Kajian yang dilaksanakan ba'da salat Dzuhur berjamaah ini sendiri dihadiri sekitar 50 jamaah. Mereka adalah para pedagang, karyawan dan pengunjung Mall CBD Ciledug. Mengingat, masjid tempat digelarnya acara terletak di lantai lima pusat perbelanjaan.
Kegiatan ini pun dinilai menjadi cara ampuh untuk memberikan siraman rohani kepada jemaah. Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang pengurus masjid, UstadZaki Arifin. “Alhamdulillah, kajian SOR ini dapat memberikan motivasi dan dorongan moril kepada para jama'ah agar lebih aktif dan semangat untuk menghidupkan Ramadan," ujar lelaki berusia 28 tahun ini.
Menurutnya, sangat disayangkan jika momentum Ramadan hanya dibiarkan berlalu begitu saja. Sebagai tambahan, ia dan segenap pengurus masjid pun menyediakan majelis ilmu berupa kajian Fiqih Ramadan setiap Selasa, ba'da salat Dzuhur.Tak sampai di situ, 100 hingga 500 menu takjil pun disiapkan setiap harinya untuk jamaah yang ingin berbuka puasa bersama di pelataran masjid.
Ia berharap, SOR terus hadir di masjidnya maupun di tempat-tempat lain untuk membuat Ramadan semakin bermakna melalui syiar dakwah Islam. ''Semoga PPPA Daarul Qur'an tetapistiqamahmenjalankan program SOR hingga ke pelosok negeri,” tutur Zaki.

(aww)
cover top ayah
وَقَالَ الشَّيۡطٰنُ لَـمَّا قُضِىَ الۡاَمۡرُ اِنَّ اللّٰهَ وَعَدَكُمۡ وَعۡدَ الۡحَـقِّ وَوَعَدْتُّكُمۡ فَاَخۡلَفۡتُكُمۡ‌ؕ وَمَا كَانَ لِىَ عَلَيۡكُمۡ مِّنۡ سُلۡطٰنٍ اِلَّاۤ اَنۡ دَعَوۡتُكُمۡ فَاسۡتَجَبۡتُمۡ لِىۡ‌ ۚ فَلَا تَلُوۡمُوۡنِىۡ وَلُوۡمُوۡۤا اَنۡفُسَكُمۡ‌ ؕ مَاۤ اَنَا بِمُصۡرِخِكُمۡ وَمَاۤ اَنۡتُمۡ بِمُصۡرِخِىَّ‌ ؕ اِنِّىۡ كَفَرۡتُ بِمَاۤ اَشۡرَكۡتُمُوۡنِ مِنۡ قَبۡلُ‌ ؕ اِنَّ الظّٰلِمِيۡنَ لَهُمۡ عَذَابٌ اَ لِيۡمٌ
Dan setan berkata ketika perkara (hisab) telah diselesaikan, “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan aku pun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku, tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku tidak dapat menolongmu, dan kamu pun tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu.” Sungguh, orang yang zhalim akan mendapat siksaan yang pedih.

(QS. Ibrahim:22)
cover bottom ayah
preload video