Tawa dan Air Mata di Mabit dan Khataman Nasional PPPA Daarul Qur'an

Selasa, 20 Juni 2017 - 19:43 WIB
Tawa dan Air Mata di...
Tawa dan Air Mata di Mabit dan Khataman Nasional PPPA Daarul Qur'an
A A A
Puluhan kendaraan, mobil dan motor, berjalan menanjak pelan di jalanan berkelok menuju puncak Dlingo, Mangunan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Sore hari, satu jam sebelum azan Maghrib berkumandang, seluruh kendaraan terparkir rapi, ratusan santri mulai keluar dari mobil. Koko dan gamis putih para santri segera memenuhi puncak bukit Mangunan.

Ustaz Suryo mulai menyalakanmegaphone, mengomando para santri dan para assatizh (guru) untuk melakukan upacara. Sejenak saja, para santri sudah berbaris rapi membentuk dua kompi besar antara santri putra dan putri atas ''perintah” Ustaz Suryo, lelaki 36 tahun mantanDebt Collectorsejak beberapa tahun silam yang kini berkhidmad menjadi Koordinator Rumah Tahfidz wilayah Yogyakarta.

Tawa dan Air Mata di Mabit dan Khataman Nasional PPPA Daarul Qur'an


Upacara dimulai, seluruh peserta menyimak dan mengaminkan amanat pembina upacara. “Bismillah, ini adalah momentum ikhtiar kita semua untuk tetap mendawamkan Tahfizhul Qur'an di Yogyakarta ke depan,” jelas Maulana Kurnia Putra, pimpinan cabang PPPA Daarul Qur'an Yogyakarta.

Upacara sore itu membuka rangkaian event program “Mabit dan Khataman Nasional” dari PPPA Daarul Qur'an. Peserta upacara membubarkan diri dengan rapi setelah lagu Indonesia Raya dan Mars Daarul Qur'an dilantunkan.

“Mabit dan Khataman Nasional” menjadi puncak event program PPPA Daarul Qur'an cabang Yogyakarta. Event ini adalah rangkaian program penyaluran sedekah para donatur pada Ramadan 2017 melalui beberapa programBerbagi Takjil,Khataman Nasional,Berbagi Parcel Nusantara, danRamadan Ceria bersama Mobile Qur'an(MoQu) yang didukung PayTren dan Hajj Chicken.

Romantisme Api Unggun

Tawa dan Air Mata di Mabit dan Khataman Nasional PPPA Daarul Qur'an


Ratusan santri serta para assatizh rumah tahfizh berjalan rapi menuju Aula Taman Buah Mangunan untuk berbuka puasa bersama. Dua kardus makanan dan satu gelas sup buah dibawa setiap peserta ke dalam ruang aula. Para santri membentuk kelompok masing-masing, ciri khas santri denganhalaqahnya, mereka khusyuk menikmati hidangan buka puasa dan mengobrol. Riuh tawa pecah sejenak kemudian, beberapa santri sibuk membenahi kopyah hitam yang miring dan sarung yang kedodoran sambil terus mengunyah hidangan berbuka.

Buka puasa bersama ditutup dengan rangkaian salat berjamaah, Tarawih, dan khataman bersama. Ustaz Amru Al Hafidz memberi materi kultum mengenai keutamaan menjadi seorang Muslim. Ada heran sekaligus takzim dari para santri menyimak Ustaz Amru Al Hafidz hingga malam menjelang.

Api unggun mulai dinyalakan Ustaz Suryo, para santri mulai keluar ruang aula menuju tanah lapang mengelilingi api unggun. Angin puncak bukit semilir dingin, hangat api unggun mencipta romantisme tersendiri. Bunda Irya, salah satu pengajar rumah tahfidz, mengisi muhasabah malam itu. "Kalau kita masih jauh dari Alquran, jangan-jangan Alquran lah yang tidak mau bersama kita karena dosa-dosa kita," tegas Bunda Irya kepada para santri.

Suasana menjadi hening, hanya terdengar suara ledakan-ledakan kecil dari kayu bakar dan isak tangis yang tertahan dari para santri. Bunda Irya menghadirkan penyesalan-penyesalan kepada semua peserta, hati dan raga para santri dipaksa untuk mengakui dosa-dosa. Munajat menutup muhasabah malam bersama redupnya api unggun di puncak bukit Dlingo, Mangunan.

Air Mata Mobile Qur'an

Subuh menjelang, para santri sudah terjaga sejak sepertiga malam. Selepas salat berjamaah, semua peserta duduk memenuhi ruang aula, Kak Puput (trainer Mobile Qur'an) mengkondisikan. Pagi ini, Kak Puput tidak melatih metode menghafal Alqur'an, para santri tahfidz PPPA Daarul Qur'an Yogyakarta telah menghafal 5 sampai 30 juz.

Tawa dan Air Mata di Mabit dan Khataman Nasional PPPA Daarul Qur'an
Agenda Mobile Qur'an (MoQu) biasanya ceria, kini terasa haru. Kak Puput lihai mengaduk perasaan para santri. MoQu kali ini dipenuhi air mata. Kak Puput mengajak para santri untuk tetap istiqamah dalam menjaga hafalan Alqur'an. Selalu kembali ke muhasabah, mempertanyakan kembali apa-apa yang telah dilakukan untuk tetap menjaga Kalam Allah SWT. Para santri perlahan terdiam. Muhasabah dan munajat Kak Puput membuat semua peserta terisak.

Menghafal Alqur'an ternyata tidak hanya sekedar pemenuhan target jumlah hafalan, tetapi juga proses menjaga dan mendakwahkannya. Inilah tugas hakiki dari seorang penjaga Alqur'an, berat namun tetap harus dilalui untuk menjadi sebaik-baiknya manusia.

Sumber: www.pppa.or.id
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
PPPA Daarul Quran Bekali...
PPPA Daarul Qur'an Bekali Relawan Ramadhan dengan Pelatihan
PPPA Daarul Quran Distribusikan...
PPPA Daarul Qur'an Distribusikan 2650 Mushaf dan Bingkisan Ramadhan ke Natuna
Baznas RI dan PPPA Daarul...
Baznas RI dan PPPA Daarul Qur'an Luncurkan Tahsin Qur'an Online
Keistimewaan Anak Lahir...
Keistimewaan Anak Lahir pada Bulan Ramadhan
Apakah Merokok Membatalkan...
Apakah Merokok Membatalkan Puasa?
Laznas PPPA Daarul Quran...
Laznas PPPA Daarul Qur'an Luncurkan Pembelajaran Al-Qur'an Pertama di Metaverse
Rekomendasi
Ini Kandungan Muntahan...
Ini Kandungan Muntahan Ikan Paus Sperma, Bikin Penemunya Auto Tajir
Benda Berbulu Jatuh...
Benda Berbulu Jatuh dari Langit, Apakah Itu?
Inilah Danau Terkutuk...
Inilah Danau Terkutuk di Dunia, Bisa Ubah Hewan Menjadi Batu
Artikel Terkini
Muharram dan Lahirnya...
Muharram dan Lahirnya Kalender Hijriyah: Kisah di Balik Penanggalan Umat Islam
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Infografis
Inilah 6 Mata-mata Paling...
Inilah 6 Mata-mata Paling Sukses di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved