Ramadhan Melatih Kedermawanan (Bagian 2 Penutup)

Minggu, 27 Mei 2018 - 10:00 WIB
Ramadhan Melatih Kedermawanan...
Ramadhan Melatih Kedermawanan (Bagian 2 Penutup)
A A A
Mahmud Budi Setiawan
Alumni Universitas Al-Azhar Kairo

Sosok besar lain yang juga menerapkan nilai kedermawanan ini seperti Dawud Ath-Thai, Abdul Aziz bin Sulaiman, Malik bin Dinar dan lain sebagainya. Ulama kenamaan seperti Imam Syafi`i pun juga begitu memperhatikan masalah ini. Beliau menandaskan, “Aku senang melipatgandakan kedermawanan di bulan Ramadhan untuk meneladani Rasulullah SAW. Di samping itu untuk memenuhi kebutuhan orang yang membutuhkan, lantaran mereka sibuk berpuasa dan salat.” (Ibnu Rajab, 2004: 169)
Murid beliau Imam Ahmad bin Hanbal juga dikenal dermawan. Suatu hari, saat sedang berpuasa, beliau didatangi pengemis. Akhirnya dua adonan makanan yang disiapkannya untuk berbuka puasa, langsung diberikan kepada pengemis, sehingga beliau tidak ada makanan untuk berbuka hingga keesokan harinya beliau melanjutkan puasa. (Husain Affani, 1417:228)

Tidak kalah menarik dari kisah-kisah sebelumnya, berdasarkan catatan Imam Adz-Dzahabi dalam “Siyar A’lam al-Nubala” (2006: V/533) disebutkan bahwa Hammad bin Abu Sulaiman, salah satu ulama Irak memiliki kebiasaan unik di bulan Ramadhan. Di bulan penuh berkah ini beliau setiap hari memberi makan untuk lima puluh orang. Ketika malam Idul Fitri tiba, masing-masing dibelikannya baju disertai uang seratus dirham.

Ada kisah lain yang tak kalah mengharukan dalam hal kedermawanan di bulan Ramadhan. Alkisah, ada seorang kakek tua yang terkenal dermawan. Kondisinya sebenarnya sangat fakir, namun ia tidak pernah menolak permintaan seorang pun.

Suatu hari, ketika ia melihat orang menggigil kedinginan, seketika beliau melepas jubahnya dan memberikannya kepada orang tersebut dan pulang hanya mengenakan sarung. Di lain waktu, ia diberi anaknya meja makan (hamparan untuk makan), lalu ketika ada yang memintanya, akhirnya meja itu diberikan dengan cuma-cuma.

Suatu hari di bulan Ramadhan, saat menunggu adzan Maghrib, di meja makan sudah tersaji makanan. Dalam kondisi demikian, tiba-tiba ada pengemis yang bersumpah bahwa diri dan keluarganya tidak memiliki makanan. Dengan lekas kakek tua ini, tanpa sepengetahuan istrinya, memberikan semua makanannya. Ketika istrinya melihat, langsung berteriak dan bersumpah -lantaran marah- tidak akan tinggal bersamanya selama ia masih tinggal di rumah ini.

Tidak sampai berselang setengah jam, ada yang mengetuk pintu rumahnya. Ternyata ada orang yang membawa piring yang berisi aneka makanan, kue dan buah-buahan. Ketika ditanya sumbernya, ia menjawab bahwa ada salah seorang kaya yang mengundang orang-orang terhormat, tapi mereka tidak hadir dengan berbagai alasan. Akhirnya ia murka dan bersumpah tidak akan memakan semua makanan yang sudah dihidangkan. Kemudian orang itu menyuruh pembantunya untuk memberikan semua makanan itu ke rumah kakek fakir yang dermawan ini. (Hani Al-Haj, 2008: 476).

Dari kisah-kisah di atas, menunjukkan bahwa bulan Ramadhan adalah momentum untuk melatih diri menjadi insan dermawan. Mereka yakin bahwa dengan berbagi tidak akan menjadi orang miskin. Justru di bulan yang penuh berkah ini, kebaikan apapun yang dilakukan akan berlipat ganda nilainya. Mereka memegang betul pesan Nabi SAW: “Sedekah tidak akan mengurangi harta,” (HR. Muslim, Turmudzi).
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Pemuda Tajir Itu Memilih...
Pemuda Tajir Itu Memilih Memeluk Islam dan Menjadi Miskin
5 Wasiat Nabi Adam kepada...
5 Wasiat Nabi Adam kepada Putranya Nabi Syith
Sumur-Sumur Mengering,...
Sumur-Sumur Mengering, Begitu Nabi Ibrahim Meninggalkan Lembah Tujuh
Salman Al-Farisi: Pencetus...
Salman Al-Farisi: Pencetus Ide Pertahanan dalam Perang Khandaq
Kisah Salman Al-Farisi,...
Kisah Salman Al-Farisi, Sempat Menjadi Penjaga Api Agama Majusi
Kisah Salman Al-Farisi:...
Kisah Salman Al-Farisi: Ahlul Bait yang Bergelar Luqmanul Hakim
Rekomendasi
Iihhh... 13 Kaki Hewan...
Iihhh... 13 Kaki Hewan Ini Terlihat Sangat Aneh
Anomali Gravitasi Berdampak...
Anomali Gravitasi Berdampak pada Bumi dengan Iklim yang Tak Biasa
Ancaman Serius Matahari...
Ancaman Serius Matahari terhadap Bumi Akan Terjadi Besok
Artikel Terkini
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Infografis
Sangat Langka, Pada...
Sangat Langka, Pada 2030 Umat Islam Akan Temui 2 Kali Ramadan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved