Jangan Tinggalkan Doa Ini Setiap Selesai Salat

loading...
Jangan Tinggalkan Doa Ini Setiap Selesai Salat
Jangan Tinggalkan Doa Ini Setiap Selesai Salat
Sebagaimana diketahui zikir dan berdoa merupakan amalan sunnah yang dianjurkan setiap selesai salat. Nabi SAW pernah bersabda bahwa doa adalah otaknya (intinya) ibadah. Doa juga merupakan senjata orang mukmin dan tiang (pilar) agama serta cahaya langit dan bumi.

Ulama besar dari Uni Emirat Arab kelahiran Jeddah, Habib Ali Al-Jufri, berpesan kepada umat Islam di Indonesia agar tidak meninggalkan doa ini setelah selesai salat. Adapun doa ini sangat dianjurkan untuk selalu dibaca sebagaimana Rasulullah SAW berpesan kepada Sayyidina Mu’adz RA untuk menghidupkan doa tersebut.

Pesan ini disampaikan Habib Ali Al-Jufri saat mengisi Tabligh Akbar Isra' Mi'raj di Majelis Rasulullah 13 April 2018 di Lapangan Monas Jakarta yang diunggah Channel Muezza Net dalam video Youtube pada 15 April 2018.Doa yang dimaksud adalah sebagaimana hadis Rasulullah yang diriwayatkan Imam Abu Dawud dan An-Nasa’i.
Dari Mu’adz bin Jabal, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam (SAW) bersabda kepadanya: “Wahai Mu’adz, demi Allah aku benar-benar mencintaimu. Maka janganlah kamu tinggalkan setiap selesai salat untuk berdoa: Allahumma A’inni ‘Ala Dzikrika wa Syukrika wa Husni ‘Ibadatik (Ya Allah, tolonglah aku untuk berdzikir kepada-Mu, bersyukur dan beribadah dengan baik kepada-Mu)


(rhs)
cover top ayah
وَقُلْ لِّـلۡمُؤۡمِنٰتِ يَغۡضُضۡنَ مِنۡ اَبۡصَارِهِنَّ وَيَحۡفَظۡنَ فُرُوۡجَهُنَّ وَلَا يُبۡدِيۡنَ زِيۡنَتَهُنَّ اِلَّا مَا ظَهَرَ مِنۡهَا‌ وَلۡيَـضۡرِبۡنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلٰى جُيُوۡبِهِنَّ‌ۖ وَلَا يُبۡدِيۡنَ زِيۡنَتَهُنَّ اِلَّا لِبُعُوۡلَتِهِنَّ اَوۡ اٰبَآٮِٕهِنَّ اَوۡ اٰبَآءِ بُعُوۡلَتِهِنَّ اَوۡ اَبۡنَآٮِٕهِنَّ اَوۡ اَبۡنَآءِ بُعُوۡلَتِهِنَّ اَوۡ اِخۡوَانِهِنَّ اَوۡ بَنِىۡۤ اِخۡوَانِهِنَّ اَوۡ بَنِىۡۤ اَخَوٰتِهِنَّ اَوۡ نِسَآٮِٕهِنَّ اَوۡ مَا مَلَـكَتۡ اَيۡمَانُهُنَّ اَوِ التّٰبِعِيۡنَ غَيۡرِ اُولِى الۡاِرۡبَةِ مِنَ الرِّجَالِ اَوِ الطِّفۡلِ الَّذِيۡنَ لَمۡ يَظۡهَرُوۡا عَلٰى عَوۡرٰتِ النِّسَآءِ‌ۖ وَلَا يَضۡرِبۡنَ بِاَرۡجُلِهِنَّ لِيُـعۡلَمَ مَا يُخۡفِيۡنَ مِنۡ زِيۡنَتِهِنَّ‌ ؕ وَتُوۡبُوۡۤا اِلَى اللّٰهِ جَمِيۡعًا اَيُّهَ الۡمُؤۡمِنُوۡنَ لَعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُوۡنَ
Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau para perempuan (sesama Islam) mereka, atau hamba sahaya yang mereka miliki, atau para pelayan laki-laki (tua) yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan. Dan janganlah mereka menghentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung.

(QS. An-Nur:31)
cover bottom ayah
preload video