Mengambil Berkah dari Tradisi Khataman Kitab Al-Bukhari di Majlis Kwitang

Rabu, 11 Maret 2020 - 21:42 WIB
Mengambil Berkah dari...
Mengambil Berkah dari Tradisi Khataman Kitab Al-Bukhari di Majlis Kwitang
A A A
Ustaz Miftah el-Banjary
Pakar Ilmu Linguistik Arab dan Tafsir Al-Qur'an

Sekiranya saja pemerintah mengetahui fadhilah (keutamaan) membaca dan mengkhatamkan Kitab Sahih Al-Bukhari, tentulah mereka akan memberi perhatian khusus terhadap tradisi yang mulia ini.

"Tapi kita melakukannya semata-mata mengharapkan ridha Allah Ta'ala," kata Al-Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi. (Baca Juga: Majelis Habib Ali Kwitang dan Tradisi Khataman Kitab Sahih Al-Bukhari)

Seperti diketahui, tradisi pembacaan Kitab Sahih Al-Bukhari pada bulan Rajab ini terus dilestarikan di Islamic Center Indonesia Kwitang yang kini menjadi tempat Majlis Kwitang Jakarta Pusat. Majelis ini dipimpin oleh generasi penerusnya, Al-Habib Ali bin Abdurrahman bin Muhammad bin Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi. Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi, pendiri awal majelis Kwitang merupakan ulama kharismatik yang berjasa memulai majelis taklim di Indonesia.

Pada acara khataman itu dihadiri dua tokoh muda da'i ilallah, Al-Habib Muhammad Husien Al-Habsyi dari Solo dan Al-Habib Ahmad bin Novel bin Jindan Tangerang yang memberikan tausiah di akhir acara.

Menurut Habib Muhammad Husien Al-Habsyi, "Kitab Sahih Al-Bukhari merupakan identitas bagi kelompok Ahlusunnah wal Jamaah. Ciri paham Ahlusunnah wal Jama'ah tidak meninggalkan Al-Qur’an dan Hadis Nabi.

Kita bukan kelompok yang mengkritik Sahih Al-Bukhari, sebab mereka yang mengkritik Sahih Bukhari ibarat orang yang ingin meludahi matahari yang ludah itu kembali pada dirinya sendiri. Kita juga bukan kelompok yang mengatakan, "Ayo, kembali pada Al-Qur'an dan Hadis!" Sebab, kita tidak pernah meninggalkan Al-Qur'an dan Hadis. Ajakan untuk "Kembali pada Al-Qur'an dan Hadis" hanya patut ditujukan kepada mereka yang meninggalkan Al-Qur'an dan Hadis tersebut."

Al-Habib Ahmad bin Novel bin Jindan juga menyampaikan tausiah singkatnya memaparkan sejarah tradisi pembacaan Kitab Sahih Al-Bukhari yang bermula di Kota Zabid yang kemudian ditradisikan oleh para ulama dan masyaikh di Kota Hadramaut, Yaman. Beliau juga menyebutkan secara lengkap dan terperinci serangkaian sanad-sanad keilmuan para ulama Hadrami yang bersambung hingga penyusunnya, Al-Imam Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim al-Mughirah ibn Bardizbah al-Jufi Al-Bukhari.

Istimewanya lagi, pada acara khataman Ahad kemarin (8/3/2020) itu dihadiri langsung oleh tamu kehormatan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Syeikh Essam bin Abed at-Thaqafi bersama Atase Kementerian Agama Kerajaan Arab Saudi dari pukul 08 pagi hingga acara berakhir pukul 10.30 WIB.

Syeikh Essam dalam sambutannnya yang diterjemahkan oleh Al-Habib Ali Al-Bahar mengungkapkn rasa bahagianya. "Saya sangat berbahagia dan senang menghadiri acara ini!" Syekh Essam menyampaikan rasa bangganya, "Kami mencintai Indonesia, sebelum kami dilahirkan," ungkapnya.
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kriteria Penerimaan...
Kriteria Penerimaan Riwayat Hadis: Beda Ulama Suni dan Syiah Rafidah
Biografi Imam Bukhari,...
Biografi Imam Bukhari, Buta di Waktu Kecil Tapi Hafal 100.000 Hadits Shahih
Ustaz Miftah el-Banjary:...
Ustaz Miftah el-Banjary: Selamat Jalan Mufassir Abad 21
Benarkah Bukhari dan...
Benarkah Bukhari dan Muslim Menerima Hadis Riwayat sebagian Orang Syiah?
Keistimewaan Imam Al-Bukhari,...
Keistimewaan Imam Al-Bukhari, 400-an Ulama Hadis Pernah Menguji Beliau
Karimah al-Marwaziyyah...
Karimah al-Marwaziyyah : Muslimah Pertama yang Belajar Kitab Shahih al-Bukhari
Rekomendasi
Ini Wilayah di Bumi...
Ini Wilayah di Bumi dengan Udara Terbersih, Berikut Penjelasan Lengkapnya
Fakta Air Laut di Selat...
Fakta Air Laut di Selat Gibraltar yang Tidak Bercampur Seperti Tertulis di Surat Ar Rahman 19-20
NASA Sebut Oksigen di...
NASA Sebut Oksigen di Bumi Akan Habis Lebih Cepat dari yang Diperkirakan
Artikel Terkini
Doa agar Dijauhkan dari...
Doa agar Dijauhkan dari Perceraian dan Konflik Rumah Tangga
Nafkah Anak Setelah...
Nafkah Anak Setelah Perceraian: Berapa Besar yang Wajib Diberikan Ayah?
Hak Harta Pernikahan...
Hak Harta Pernikahan dalam Islam: Aturan dan Pembagiannya Saat Perceraian
Apakah Islam Mengenal...
Apakah Islam Mengenal Harta Gono-gini? Begini Penjelasan Hukum Kepemilikan Suami dan Istri
Kumpulan Ayat-ayat Al...
Kumpulan Ayat-ayat Al Quran tentang Pernikahan yang Penting Diketahui
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved