Kisah Rasulullah dan Hadiah Anggur dari Lelaki Miskin

Selasa, 31 Maret 2020 - 22:05 WIB
Kisah Rasulullah dan...
Kisah Rasulullah dan Hadiah Anggur dari Lelaki Miskin
A A A
NABI Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam (SAW) adalah sosok panutan dan teladan dalam segala hal. Allah Ta'ala memuji beliau karena akhlak dan adabnya yang begitu agung.

'Wa innaKa la'alaa khuluqin 'azhiiim' (dan sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang agung. Begitulah Allah mengabadikannya dalam Surah Al-Qalam ayat 4.

Dalam hadis sahih dari Ummul Mukminin Aisyah radhiallahu 'anha pernah ditanya tentang akhlak Rasulullah SAW , maka Aisyah menjawab: "Akhlak beliau adalah Al-Qur'an ". Berikut kisah Rasulullah mengajarkan akhlak mulia di hadapan sahabat.

Suatu hari datanglah seorang lelaki miskin dari desa membawa semangkuk penuh buah anggur yang hendak dihadiahkan kepada Nabi Muhammad SAW . Lelaki miskin ini begitu bersemangat memberikan hadiah untuk Rasulullah. Dia menyimpan anggur itu dan mengatakan, "Wahai Rasulullah, terimalah hadiah kecil ini dariku."

Rasulullah SAW mengambil mangkuk itu dan mulai memakannya. Beliau memakan buah pertama dan tersenyum. Kemudian buah kedua, beliau tersenyum.

Melihat senyum Rasulullah , lelaki miskin itu nyaris terbang kegirangan dibuatnya. Betapa bahagianya dia melihat anggur yang dibawanya dimakan oleh Rasulullah.

Para sahabat pun ikut menyaksikan hal tersebut. Sudah menjadi kebiasaan beliau SAW selalu membagi hadiah yang beliau terima kepada sahabat-sahabatnya. Namun, Rasulullah terus memakan sebutir demi sebutir seraya tetap tersenyum.

Hingga akhirnya mangkuk itu pun kosong, tidak ada sebutir anggur pun tersisa. Ketika itu sahabat heran. Sementara lelaki miskin tampak girang sejadi-jadinya lalu pamit kepada Rasulullah .

Setelah itu, salah seorang sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, mengapa Anda tidak mengajak kami (menyantap anggur) itu bersamamu?

Maka Rasulullah SAW tersenyum dan berkata: "Tidakkah kalian lihat betapa bahagianya ia dengan mangkuk (anggur) itu? Ketahuilah ketika aku memakannya, anggur itu terasa asam. Maka aku khawatir apabila aku membaginya kepada kalian, maka kalian akan menampakkan reaksi sesuatu yang akan merusak kebahagiaannya".

Subhanallah, begitulah kemuliaan akhlak Rasulullah yang membuat para sahabat takjub. Sekilas terlihat hanya peristiwa biasa, namun kisah ini mengandung hikmah dan pelajaran berharga

Dalam Tafsir as-Sa'di, Syeikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di (pakar tafsir abad 14 Hijriyah) mengatakan, akhlak Rasulullah adalah seperti yang dikatakan Aisyah RA, "Kaana khuluquhul Qur'an," (akhlak beliau adalah Al-Qur'an). Beliau melakukan apa yang disebutkan dalam Al-Qur'an seperti pada ayat-ayat berikut. "Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh." (Al A'raf: 199)

Allah Ta'ala juga menggambarkan Rasulullah dalam Al-Qur'an: "Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin." (At- Taubah: 128)

Oleh karena itu, Beliau SAW memiliki akhlak paling sempurna dan paling agung, dimana tidak ada satu pun akhlak mulia kecuali beliau menduduki peringkat tertinggi. Beliau SAW orangnya mudah, dekat dengan manusia, memenuhi undangan orang yang mengundangnya, memenuhi kebutuhan orang yang butuh, memberi orang yang meminta-minta dan tidak mengecewakannya.

Apabila para sahabatnya menginginkan suatu perkara dari Beliau, maka Beliau menyetujui mereka serta mengikuti mereka jika tidak ada larangannya. Jika ingin melakukan suatu langkah, maka Beliau mengajak para sahabatnya bermusyawarah. Beliau menerima orang yang berbuat ihsan dan memaafkan orang yang bersalah. Tidaklah ada orang yang duduk dengan beliau kecuali bersikap dengan sikap yang sebaik-baiknya untuk beliau.

Beliau tidak pernah bermuka masam, tidak keras ucapannya, tidak menyembunyikan kegembiraannya, menjaga lisannya dari ucapan yang tidak berguna, tidak membalas orang yang bertindak kasar terhadap diri Beliau. Beliau tidak marah jika diri Beliau disakiti, tetapi marah jika syariat Allah Ta'aala dilanggar.

Wallahu A'lam Bishshowab
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Begini Sholat Rasulullah...
Begini Sholat Rasulullah SAW sebelum Isra dan Mikraj
Kenapa Nabi Muhammad...
Kenapa Nabi Muhammad Mengganjal Perutnya dengan Batu?
Benarkah Nabi Muhammad...
Benarkah Nabi Muhammad Sudah Memanggul Senjata Saat Usia 15 Tahun?
Kisah Rasulullah dan...
Kisah Rasulullah dan Perempuan Tua yang Membenci Beliau
Pancaran Cahaya Wajah...
Pancaran Cahaya Wajah Mulia Baginda Rasulullah
Kisah Batu yang Selalu...
Kisah Batu yang Selalu Mengucap Salam kepada Rasulullah SAW
Rekomendasi
5 Mitos Aurora Borealis,...
5 Mitos Aurora Borealis, Roh-Roh di Cahaya Utara!
Terlihat Jelas dan Nyata!...
Terlihat Jelas dan Nyata! Awan Berbentuk Muka Iblis Muncul di Langit
Objek Misterius Menerangi...
Objek Misterius Menerangi Langit Malam di Jepang Bagian Barat
Artikel Terkini
Makna Basmalah dan Tafsirnya...
Makna Basmalah dan Tafsirnya dalam Islam, Ini Arti Bismillahirrahmanirrahim
Asal Usul Bacaan Basmalah,...
Asal Usul Bacaan Basmalah, Ternyata Pertama Kali Ditulis oleh Nabi Sulaiman AS
Dahsyatnya Bismillah,...
Dahsyatnya Bismillah, Doa Perisai Diri yang Ampuh dari Segala Kejahatan dan Gangguan
Keutamaan Bismillah...
Keutamaan Bismillah yang Jarang Diketahui, Dosa Diampuni dan Amal Kebaikan Dilipatgandakan
Menag Nasaruddin Umar,...
Menag Nasaruddin Umar, Andra Soni, dan Saleh Husin Hadiri MTQ Imam Masjid Se-Banten di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD
Cristiano Ronaldo Viral...
Cristiano Ronaldo Viral Ucap Bismillah, Bolehkah Hanya Bismillah atau Bismillahirrahmanirrahim? Ini Penjelasan Ulama
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved