Puncak arus mudik Tol Cikampek diprediksi H-3
Jum'at, 10 Agustus 2012 - 10:46 WIB
Puncak arus mudik Tol Cikampek diprediksi H-3
A
A
A
Sindonews.com - PT Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik akan jatuh pada H-3 atau pada hari Kamis 16 Agustus 2012. Pada saat itu, arus kendaraan yang melalui Jakarta-Cikampek diprediksi meningkat hingga 178 persen.
Untuk diketahui pada hari biasa rata-rata kendaraan yang melintas sekitar 16.221 kendaraan per harinya. Maka H-3 diperkirakan terjadi kepadatan parah dengan volume kendaraan mudik mencapai 45.092 unit.
Sedangkan pada periode H-7 sampai dengan H-1 Lebaran juga akan terjadi peningkatan jumlah kendaraan mencapai 11,12 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada arus mudik 2011.
Untuk mengendalikan kendaraan pada puncak arus mudik tersebut, Jasa Marga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI.
"Ada persiapan optimal, baik pada waktu transaksi di gerbang tol maupun pengaturan lalu lintas. Kami juga menempatkan petugas Jasa Marga disetiap titik," ujar Manager Operasional Hasanuddin di Kantor Pusat Jasa Marga, Jumat (10/8/2012).
Untuk memudahkan perjalanan para pemudik Jasa Marga menempatkan posko operasional lebaran di daerah rawan gangguan kamtibmas.
"Kami juga menyiapkan 256 kendaraan operasional yang terdiri, ambulan, derek, patroli dan kendaraan rescue," paparnya.
Bila masyarakat ingin mengetahui informai lebih dini tentang arus di tol Cikampek, lanjutnya, mereka bisa mengakses informasi di sejumlah media sosial seperti website, twitter dan facebook.
"Bisa melalui Jasa Marga Traffic Information Centre (JMTIC), melalui telepon, website, twitter dan facebook," jelasnya.
Untuk sekedar diketahui di JMTIC sudah dilengkapi monitor pemantau yang terhubung ke 200 CCTV di seluruh ruas tol yang dikelola Jasa Marga, baik yang ada di Jabotabek, Bandung, Cirebon, Semarang, Surabaya sampai Medan.
Dian ramdhani
Untuk diketahui pada hari biasa rata-rata kendaraan yang melintas sekitar 16.221 kendaraan per harinya. Maka H-3 diperkirakan terjadi kepadatan parah dengan volume kendaraan mudik mencapai 45.092 unit.
Sedangkan pada periode H-7 sampai dengan H-1 Lebaran juga akan terjadi peningkatan jumlah kendaraan mencapai 11,12 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada arus mudik 2011.
Untuk mengendalikan kendaraan pada puncak arus mudik tersebut, Jasa Marga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI.
"Ada persiapan optimal, baik pada waktu transaksi di gerbang tol maupun pengaturan lalu lintas. Kami juga menempatkan petugas Jasa Marga disetiap titik," ujar Manager Operasional Hasanuddin di Kantor Pusat Jasa Marga, Jumat (10/8/2012).
Untuk memudahkan perjalanan para pemudik Jasa Marga menempatkan posko operasional lebaran di daerah rawan gangguan kamtibmas.
"Kami juga menyiapkan 256 kendaraan operasional yang terdiri, ambulan, derek, patroli dan kendaraan rescue," paparnya.
Bila masyarakat ingin mengetahui informai lebih dini tentang arus di tol Cikampek, lanjutnya, mereka bisa mengakses informasi di sejumlah media sosial seperti website, twitter dan facebook.
"Bisa melalui Jasa Marga Traffic Information Centre (JMTIC), melalui telepon, website, twitter dan facebook," jelasnya.
Untuk sekedar diketahui di JMTIC sudah dilengkapi monitor pemantau yang terhubung ke 200 CCTV di seluruh ruas tol yang dikelola Jasa Marga, baik yang ada di Jabotabek, Bandung, Cirebon, Semarang, Surabaya sampai Medan.
Dian ramdhani
(ysw)