Mudik gratis turunkan jumlah pengguna angkutan
Senin, 13 Agustus 2012 - 17:43 WIB
Mudik gratis turunkan jumlah pengguna angkutan
A
A
A
Sindonews.com - Memasuki H-6 Idul Fitri, aktivitas penumpang di terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur terpantau belum meningkat. Tercatat jumlah penumpang yang telah diberangkatkan hari ini berkisar di angka 1.300 penumpang.
Kepala Terminal Kampung Rambutan Dwi Basuki mengatakan, jumlah tersebut masih dianggap wajar dan sama dengan yang terjadi pada hari Minggu kemarin.
"Kemarin itu karena libur, makanya memang banyak penumpang. Untuk hari ini, diprediksi tidak jauh dengan jumlah hari kemarin, ya berkisar 13.000 lebih," katanya di Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (13/8/2012).
Hal tersebut, lanjut Basuki, dikarenakan adanya program mudik gratis yang diselenggarakan berbagai lembaga, perusahaan, maupun instansi pemerintahan kepada masyarakat.
"Ya sangat pengaruh sekali, PO bus itu menjerit semua. Coba bayangkan ada berapa puluh ribu penumpang yang terangkut pada mudik gratis tersebut," jelas Basuki.
Meski begitu, dia memprediksi untuk lonjakan penumpang di Terminal Kampung Rambutan baru akan terjadi pada H-4, dan H-3 lebaran. Pasalnya, pada saat itu telah ada beberapa perusahaan yang telah meliburkan karyawannya.
Dia menambahkan, untuk memaksimalkan pelayanan kepada penumpang di Terminal Kampung Rambutan, pihaknya selalu melakukan pengecekan kesehatan bagi para pengemudi kendaraan. Pengecekan kesehatan ini dilakukan terhadap pengemudi kendaraan dengan tes urine.
"Pengemudi di sini di tes kesehatannya. Seperti tensi darah, kalau tensi darah di atas 150, ya tidak boleh mengemudikan kendaraan. Paling kita imbau, kita suruh untuk istirahat dan berobat dulu," ungkapnya.
Sementara itu, ketua regu PO Sinar Jaya Hanafi mengungkapkan, penumpang yang sebelumnya banyak menggunakan angkutan bus di terminal, beralih pada program mudik gratis tersebut. Padahal, untuk masalah harga pihaknya tidak menaikkan harga tiket kelas ekonomi.
"Kalau harga tiket naik iya, ya sekitar separuh harga. Tapi kalau ekonomi tidak, itu sudah ditentukan dari pemerintah, mengenai tarif atas dan tarif bawah," terang Hanafi.
Kepala Terminal Kampung Rambutan Dwi Basuki mengatakan, jumlah tersebut masih dianggap wajar dan sama dengan yang terjadi pada hari Minggu kemarin.
"Kemarin itu karena libur, makanya memang banyak penumpang. Untuk hari ini, diprediksi tidak jauh dengan jumlah hari kemarin, ya berkisar 13.000 lebih," katanya di Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Senin (13/8/2012).
Hal tersebut, lanjut Basuki, dikarenakan adanya program mudik gratis yang diselenggarakan berbagai lembaga, perusahaan, maupun instansi pemerintahan kepada masyarakat.
"Ya sangat pengaruh sekali, PO bus itu menjerit semua. Coba bayangkan ada berapa puluh ribu penumpang yang terangkut pada mudik gratis tersebut," jelas Basuki.
Meski begitu, dia memprediksi untuk lonjakan penumpang di Terminal Kampung Rambutan baru akan terjadi pada H-4, dan H-3 lebaran. Pasalnya, pada saat itu telah ada beberapa perusahaan yang telah meliburkan karyawannya.
Dia menambahkan, untuk memaksimalkan pelayanan kepada penumpang di Terminal Kampung Rambutan, pihaknya selalu melakukan pengecekan kesehatan bagi para pengemudi kendaraan. Pengecekan kesehatan ini dilakukan terhadap pengemudi kendaraan dengan tes urine.
"Pengemudi di sini di tes kesehatannya. Seperti tensi darah, kalau tensi darah di atas 150, ya tidak boleh mengemudikan kendaraan. Paling kita imbau, kita suruh untuk istirahat dan berobat dulu," ungkapnya.
Sementara itu, ketua regu PO Sinar Jaya Hanafi mengungkapkan, penumpang yang sebelumnya banyak menggunakan angkutan bus di terminal, beralih pada program mudik gratis tersebut. Padahal, untuk masalah harga pihaknya tidak menaikkan harga tiket kelas ekonomi.
"Kalau harga tiket naik iya, ya sekitar separuh harga. Tapi kalau ekonomi tidak, itu sudah ditentukan dari pemerintah, mengenai tarif atas dan tarif bawah," terang Hanafi.
(lil)