Imbas kebijakan kereta, terminal bus melonjak

Selasa, 14 Agustus 2012 - 13:59 WIB
Imbas kebijakan kereta,...
Imbas kebijakan kereta, terminal bus melonjak
A A A
Sindonews.com - Imbas dari adanya kebijakan tentang pembatasan penumpang kereta api (KA) yang tidak boleh lebih dari 100 persen, membuat penumpang mudik mengalihkan alat trasnportasinya ke bus-bus.

Peralihan penumpang mudik dari stasiun KA sudah dapat dirasakan sejak dua hari belakangan ini di Terminal Cicaheum, Bandung.

"Penumpang sudah ada peningkatan sejak dua hari ini, sesuai prediksi kita. Bahwa terminal akan meningkat 10 hingga 15 persen. Karena, kebijakan PT KAI kan membatasi jumlah penumpangnya maksimal 100 persen," kata Kepala Terminal Cicaheum Jujun Juanda, di Bandung, Selasa (14/8/2012).

Sedangkan di terminal tersebut sudah dapat diprediksi adanya lonjakan pemudik Lebaran tahun ini pada H-4 dan H-3. Menyangkut yang menjadi tujuan utamanya adalah Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Untuk itu, pihaknya menyiapkan 500 armada bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan 300 armada bus antar kota dalam provinsi (AKDP).

"Persiapan tahun sekarang lebih dari tahun kemarin. Tahun kemarin 460 armada pada puncak mudiknya. Jika tahun ini 10 persen naik minimal kita perlu 500 armada. Jadi bisa terlayani," ungkapnya.

Selain itu, ada pengerahan bus bantuan 60 sebanyak 35 armada dari Damri, sedangkan sisanya dari Perusahaan Otobus (PO) seperti Kramat Djati, Bandung Ekspres dan lain-lain.

"Kalau reguler tidak memadai, kita hubungi bus pariwisata," tambahnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Dilarang Mudik, Jasa...
Dilarang Mudik, Jasa Marga Perketat di Ruas Jalan Tol Ini
Soal Larangan Mudik,...
Soal Larangan Mudik, Pemerintah Harus Tegakkan Aturan Secara Konsisten
Pemerintah Larang Mudik,...
Pemerintah Larang Mudik, DPR: Jangan Kayak Tahun Lalu Pulang Kampung Boleh
Dampak Larangan Mudik...
Dampak Larangan Mudik Tidak Besar Bagi Perekonomian
Nekad Mudik? Jangan...
Nekad Mudik? Jangan Sepelekan Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Sepeda Motor
Rekomendasi
Dataran Tinggi Ontong...
Dataran Tinggi Ontong Java Mengalami Perubahan Besar Akibat Aktivitas Vulkanik
Ini Penampakan Gerhana...
Ini Penampakan Gerhana Matahari Hibrida di Beberapa Wilayah di Indonesia Hari Ini
Struktur Zig-Zag Ditemukan...
Struktur Zig-Zag Ditemukan di Medan Magnet Bumi
Artikel Terkini
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved