PT KAI berantas percaloan dengan RTS

Selasa, 14 Agustus 2012 - 15:10 WIB
PT KAI berantas percaloan...
PT KAI berantas percaloan dengan RTS
A A A
Sindonews.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengaku masih melakukan pembenahan sistem penjualan tiket kereta. Pembenahan ini untuk menekan maraknya praktik percaloan yang dianggap sudah sangat meresahkan masyarakat.

Menurut Kepala Humas PT KAI Persero Sugeng Priyono, pihaknya terus menyempurnakan sistem Rail Ticketing Sistem (RTS), terlebih memasuki Lebaran 1433 Hijriyah atau 2012 Masehi ini. Adapun sistem ini menerapkan sistem satu nama di tiket, untuk satu penumpang saja.

"Sebelum 1 Juli satu tiket bisa dibeli untuk melayani maksimum empat orang untuk satu tiket. Waktu itu kita memang lagi pembenahan sistem rail ticketing sistem yang sekarang sudah selesai. Sekarang pada akhirnya ticketing bisa dibeli online. Dalam perjalanannya, sampai dengan akhir Juni RTS sudah cukup siap. Sehingga pembenahannya satu tiket untuk satu nama sudah oke," jelas Sugeng kepada Sindonews, di Stasiun Senen, Jakarta, Selasa (14/8/2012).

Dia menjelaskan, pembelian RTS itu akan melalui verifikasi, jika tidak sesuai data aslinya maka tiket tersebut tidak berlaku.

"Kalau dibeli sebelum 1 Juli, itu nanti di-boarding akan diverivikasi dan distempel bahwa itu telah diverifikasi sesuai dengan identitasnya dan ada stempel basah telah diperiksa. Untuk tiket yang sudah sesuai dengan identitas, karena pembelian sejak 1 Juli harus sesuai dengan identitas kalau tidak akan hangus," terangnya.

Sugeng menegaskan, sistem yang sebenarnya sudah dilaksanakan sejak tahun lalu ini semata-mata dilakukan untuk menekan angka calo yang marak berkembang. Data yang ada di tiket itu akan berguna jika terjadi apa-apa di dalam perjalanan mudik.

"Ini sangat efektif untuk meminimalisir pemberantasan calo. Karena, harus sama semua identitasnya. Semua pasti punya celah, sebetulnya ini untuk ketertiban. Karena angkutan penumpang ini harus ada manifestnya, karena ini jarak jauh, karena kita tidak menghendaki terjadi sesuatu," pungkasnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Dilarang Mudik, Jasa...
Dilarang Mudik, Jasa Marga Perketat di Ruas Jalan Tol Ini
Soal Larangan Mudik,...
Soal Larangan Mudik, Pemerintah Harus Tegakkan Aturan Secara Konsisten
Pemerintah Larang Mudik,...
Pemerintah Larang Mudik, DPR: Jangan Kayak Tahun Lalu Pulang Kampung Boleh
Dampak Larangan Mudik...
Dampak Larangan Mudik Tidak Besar Bagi Perekonomian
Nekad Mudik? Jangan...
Nekad Mudik? Jangan Sepelekan Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Sepeda Motor
Rekomendasi
Fenomena Alam yang Membuat...
Fenomena Alam yang Membuat Daratan di Bumi Terangkat Terungkap
Terdorong Gas Langit,...
Terdorong Gas Langit, Bumi Terperangkap di Lingkaran Magnet Raksasa
Surat Pribadi Tokoh...
Surat Pribadi Tokoh Dunia: dari Hitler Cuti hingga Da Vinci Lamar Kerja
Artikel Terkini
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Di Hari Asyura, Nabi Idris AS Diangkat ke Langit
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Sakral bagi Syiah? Jejak Berdarah Tragedi Karbala
Infografis
Penemuan Terbaru, Planet...
Penemuan Terbaru, Planet Merkurius Ternyata Penuh dengan Berlian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved