Tarif angkutan naik hingga 100 persen

Rabu, 15 Agustus 2012 - 02:01 WIB
Tarif angkutan naik...
Tarif angkutan naik hingga 100 persen
A A A
Sindonews.com - Musim Lebaran 2012, para pemudik harus merogoh koceknya lebih dalam. Karena sejumlah perusahaan otobus (PO) mulai menaikan tarif hingga 100 persen. Kenaikan ini dianggap wajar karena tidak melebihi aturan pemerintah.

Begitu terminal mulai dijejali pemudik, Sejumlah angkutan umum dengan trayek perjalanan antar kota dalam propinsi (AKDP) di Kabupaten Tulungagung mulai berlomba-lomba menaikkan tarif.

Beberapa PO memilih kenaikan di angka 30 persen. Seperti PO Harapan Jaya, untuk ongkos ke Surabaya (dari Tulungagung) yang sebelumnya Rp17 ribu kini menjadi Rp22 ribu. Tarif yang sama juga diberlakukan PO Pelita Indah yang berkantor di Kabupaten Treggalek.

Sementara beberapa bus kelas ekonomi dengan trayek Blitar-Tulungagung telah menaikkan tarif 100 persen. Dari semula ongkos hanya Rp7 ribu menjadi Rp14 ribu.

Manager Operasional PO Harapan Jaya Bambang Agus Santoso mengaku, kenaikan yang terjadi bukan kenaikan tuslah Lebaran.

“Perubahan harga yang terjadi masih menggunakan patokan ambang atas dan bawah yang ditentukan pemerintah,“ ujarnya kepada wartawan, Rabu (15/8/2012).

Mengenai terjadinya kenaikan tarif yang mencapai 100 persen, Bambang yang juga sebagai Ketua Organda Tulungagung tidak serta merta menyalahkan awak bus di lapangan. Ia justru menjelaskan bahwa tarif tersebut sesuai ketentuan batas bawah dan atas.

Tarif angkutan tidak boleh kurang dari Rp89 per kilometer dan tidak boleh melebihi Rp139 per kilometer. “Kalau di luar ketentuan itu bisa dikenai sanksi. Karena tidak ada tuslah, kita memakai batas atas Rp139 per kilometer,“ jelasnya.

Sementara kenaikan tarif 100 persen dikeluhkan sejumlah penumpang yang hendak bepergian dari Blitar ke Tulungagung.

Sofi (25) seorang penumpang asal Kota Blitar terpaksa harus merogoh kocek lebih dalam lagi untuk bepergian ke Tulungagung. “Kondekturnya juga tidak mau dibayar tarif lama dengan alasan menjelang Lebaran,“ tuturnya.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Dilarang Mudik, Jasa...
Dilarang Mudik, Jasa Marga Perketat di Ruas Jalan Tol Ini
Soal Larangan Mudik,...
Soal Larangan Mudik, Pemerintah Harus Tegakkan Aturan Secara Konsisten
Pemerintah Larang Mudik,...
Pemerintah Larang Mudik, DPR: Jangan Kayak Tahun Lalu Pulang Kampung Boleh
Dampak Larangan Mudik...
Dampak Larangan Mudik Tidak Besar Bagi Perekonomian
Nekad Mudik? Jangan...
Nekad Mudik? Jangan Sepelekan Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Sepeda Motor
Rekomendasi
Ilmuwan PBB Pastikan...
Ilmuwan PBB Pastikan Tak Ada Negara yang Aman dari Dampak Perubahan Iklim
Ilmuwan Temukan Makhluk...
Ilmuwan Temukan Makhluk Tak Dikenal Bersembunyi di Gua Terpanjang di Dunia
Jawaban Mengapa Planet...
Jawaban Mengapa Planet Saudara Bumi Kehilangan Semua Airnya Terkuak!
Artikel Terkini
Pandangan Islam tentang...
Pandangan Islam tentang Harta: Benarkah Kaya Lebih Baik daripada Miskin?
Solusi Pemberantasan...
Solusi Pemberantasan Korupsi Menurut Islam: Dimulai dari Reformasi Individu dan Sosial
Korupsi Merupakan Karakter...
Korupsi Merupakan Karakter Orang Munafik, Dosanya Mengerikan!
Suap-Menyuap Termasuk...
Suap-Menyuap Termasuk Bentuk Korupsi yang Dilaknat, Begini Penjelasannya
Mengapa Korupsi Diharamkan...
Mengapa Korupsi Diharamkan dan Termasuk Dosa Besar dalam Islam?
Curang dalam Islam:...
Curang dalam Islam: Ancaman Pelaku Kecurangan dalam Al-Qur'an dan Hadis, Bukan Golongan Rasulullah
Infografis
Tarif Listrik Dipastikan...
Tarif Listrik Dipastikan Tidak Naik hingga Akhir 2022
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved