Pemudik motor tahun ini capai 2,5 juta

Rabu, 15 Agustus 2012 - 11:38 WIB
Pemudik motor tahun...
Pemudik motor tahun ini capai 2,5 juta
A A A
Sindonews.com - Direktorat Jenderal Hubungan Darat Kementerian Perhubungan tengah berusaha mengurangi jumlah pemudik yang akan menggunakan sepeda motor untuk pulang ke kampung halaman mereka masing-masing.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Sugihardjo mengatakan, jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua selalu bertambah setiap tahunnya. Dari data yang ada, tahun lalu saja pemudik sepeda motor bisa mencapai 2,3 juta lebih pemudik. Sedangkan untuk tahun ini diperkirakan bisa mencapai 2,5 juta pemudik atau naik sebanyak 6,16 persen.

"Untuk mengurangi hal itu, pada tahun depan rasanya akan sulit karena populasi penduduk sendiri masih kurang signifikan. Yang penting untuk kita tanamkan, motor tidak digunakan untuk mudik jarak jauh," kata Sugihardjo saat melakukan pelepasan mudik di Cawang, Jakarta, Rabu (15/8/2012).

Ditambahkan dia, motor memang tidak didesain untuk jarak jauh, karena rentan akan keselamatan para penumpang. Oleh karena itu, pihaknya sedang mempersiapkan kebijakan alternatif, apabila akhirnya para pemudik tersebut memaksakan untuk menggunakan kendaraan roda dua.

"Kami imbau kepada masyarakat bahwa pada dasarnya sepeda motor tidak didesain dengan perjalanan jarak jauh. Kalau masyarakat memilih sepeda motor karena aspek biaya lebih murah, barangkali masyarakat kurang memperhatikan biaya lain misalnya kecelakaan, dan faktor kesehatan," jelasnya.

Sugihardjo menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan alternatif bagi para pemudik kendaraan roda dua dengan cara mengalihkan jalur mudik tersebut. Salah satunya adalah dengan cara mengangkut secara gratis motor para pemudik dengan kendaraan besar.

"Dalam hal masyarakat yang tetap pakai motor, maka kita alihkan penggunaan sepeda motor selama jalur mudik. Seperti halnya dialihkan dengan kapal TNI AL atau juga diberangkatkan dengan truk," bebernya.

Selain itu, pihaknya juga sudah membuat kebijakan untuk memberikan fasilitas rest area selama mudik. "Kami mengimbau kepada pemudik agar perhatikan faktor kesehatan," sarannya.

Ditanya soal jalur alternatif yang akan digunakan, Sugihardjo sudah menyiapkannya. Untuk pemudik yang dari Karawang, nanti tidak langsung ke Simpang Jomin, tapi diarahkan di utara ke Cilamaya sehingga bisa keluar di Ciasem atau sebelum Ciasem. "Ini untuk mengurangi kepadatan," tegasnya.

Selama mudik Lebaran, dia mengaku, pihaknya akan tetap menegakkan aturan lalu lintas. "Khusus untuk pengendara sepeda motor yang mengangkut lebih dari dua orang akan diturunkan. Karena kita tidak menginginkan fenomena kecelakaan," terangnya.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Dilarang Mudik, Jasa...
Dilarang Mudik, Jasa Marga Perketat di Ruas Jalan Tol Ini
Soal Larangan Mudik,...
Soal Larangan Mudik, Pemerintah Harus Tegakkan Aturan Secara Konsisten
Pemerintah Larang Mudik,...
Pemerintah Larang Mudik, DPR: Jangan Kayak Tahun Lalu Pulang Kampung Boleh
Dampak Larangan Mudik...
Dampak Larangan Mudik Tidak Besar Bagi Perekonomian
Nekad Mudik? Jangan...
Nekad Mudik? Jangan Sepelekan Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Sepeda Motor
Rekomendasi
Penemuan Luar Biasa...
Penemuan Luar Biasa Ini Ubah Pemahaman Kita tentang Dinosaurus
Megastruktur Berusia...
Megastruktur Berusia 11.000 Tahun Ditemukan di Bawah Laut Baltik
Racun di Danau Laguna...
Racun di Danau Laguna Verde Diklaim seperti Air di Mars
Artikel Terkini
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Di Hari Asyura, Nabi Idris AS Diangkat ke Langit
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Sakral bagi Syiah? Jejak Berdarah Tragedi Karbala
Infografis
Pemudik yang Lolos Keluar...
Pemudik yang Lolos Keluar Jakarta Capai 1 Juta Lebih
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved