Jalintim mulai padat, kendaraan jalan perlahan
Rabu, 15 Agustus 2012 - 19:11 WIB
Jalintim mulai padat, kendaraan jalan perlahan
A
A
A
Sindonews.com - Arus mudik kendaraan yang melintas di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Banyuasin mulai terasa padat. Beberapa titik kemacetan, mengakibatkan kendaraan harus berjalan perlahan.
Pantauan di lapangan, kemacetan pada pagi hari mulai terjadi di perbatasan kilometer 12 Palembang hingga kelurahan Sukajadi dan Air Batu Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin. Lalu, titik kemacetan lainnya berada di Desa Pulau, Harapan kecamatan Sembawa, dikarenakan kondisi jalan yang tidak lebar. Kemacetan lainnya, berada di pasar kota Pangkalan Balai dan persimpangan kecamatan Betung menuju perbatasan Sungai Lilin, kabupaten Musi Banyuasin. Sementara arus lalu lintas lainnya, masih berlangsung normal dengan kepadatan yang meningkat.
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo), Banyuasin Supriyadi mengatakan pada hari ini jumlah kendaraan yang melintas mengalami peningkatan. Untuk kendaraan yang melintas masih didominasi kendaaraan angkutan penumpang antar kota dan kabupaten.
"Hari ini sudah terasa peningkatan. Dari pagi, kendaraan yang melintas sudah naik lima persen lah," kata Supriyadi menjelaskan kepada wartawan, Rabu (15/8/2012).
Untuk pagi hari kemarin, pada pukul 10.00 WIB, berdasarkan data pos terpadu di perbatasan pintu gerbang Banyuasin kilometer 12, jumlah Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) telah mencapai 28 kendaraan. Sementara, untuk Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), baru mencapai 12 kendaraan. "Data dua jam pada pagi hari, titik kemacetan mulai panjang," ujarnya.
Sementara, peningkatan arus mudik di Jalintim,baru terasa pada kendaraan angkutan penumpang, sementara angkutan pribadi dan kendaraan roda dua belum terlalu signifikan.
"Bus saja yang baru naik, kendaraan pribadi dan motor belum terlihat," katanya.
Kasatlantas Polres Banyuasin, AKP Andi Supriyadi mengatakan, kenaikan arus mudik di Jalintim Banyuasin telah terasa sejak H-7. Kenaikan arus mudik terjadi pada angkutan penumpang. Sementara bagi angkutan pribadi, belum mengalami peningkatan.
"Sudah mulai dua hari ini,tapi memang belum meningkat. Tadi pagi sudah ada sekitar tiga persen," ungkapnya.
Pantauan di lapangan, kemacetan pada pagi hari mulai terjadi di perbatasan kilometer 12 Palembang hingga kelurahan Sukajadi dan Air Batu Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin. Lalu, titik kemacetan lainnya berada di Desa Pulau, Harapan kecamatan Sembawa, dikarenakan kondisi jalan yang tidak lebar. Kemacetan lainnya, berada di pasar kota Pangkalan Balai dan persimpangan kecamatan Betung menuju perbatasan Sungai Lilin, kabupaten Musi Banyuasin. Sementara arus lalu lintas lainnya, masih berlangsung normal dengan kepadatan yang meningkat.
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo), Banyuasin Supriyadi mengatakan pada hari ini jumlah kendaraan yang melintas mengalami peningkatan. Untuk kendaraan yang melintas masih didominasi kendaaraan angkutan penumpang antar kota dan kabupaten.
"Hari ini sudah terasa peningkatan. Dari pagi, kendaraan yang melintas sudah naik lima persen lah," kata Supriyadi menjelaskan kepada wartawan, Rabu (15/8/2012).
Untuk pagi hari kemarin, pada pukul 10.00 WIB, berdasarkan data pos terpadu di perbatasan pintu gerbang Banyuasin kilometer 12, jumlah Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) telah mencapai 28 kendaraan. Sementara, untuk Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), baru mencapai 12 kendaraan. "Data dua jam pada pagi hari, titik kemacetan mulai panjang," ujarnya.
Sementara, peningkatan arus mudik di Jalintim,baru terasa pada kendaraan angkutan penumpang, sementara angkutan pribadi dan kendaraan roda dua belum terlalu signifikan.
"Bus saja yang baru naik, kendaraan pribadi dan motor belum terlihat," katanya.
Kasatlantas Polres Banyuasin, AKP Andi Supriyadi mengatakan, kenaikan arus mudik di Jalintim Banyuasin telah terasa sejak H-7. Kenaikan arus mudik terjadi pada angkutan penumpang. Sementara bagi angkutan pribadi, belum mengalami peningkatan.
"Sudah mulai dua hari ini,tapi memang belum meningkat. Tadi pagi sudah ada sekitar tiga persen," ungkapnya.
(azh)