PT KAI sudah sosialisasikan Boarding Pass
Kamis, 16 Agustus 2012 - 13:14 WIB
PT KAI sudah sosialisasikan Boarding Pass
A
A
A
Sindonews.com - Sistem Boarding Pass yang diberlakukan PT Kereta Api Indonesia dikeluhkan banyak penumpang kereta api. Tidak sedikit masyarakat mengaku tidak mengetahui adanya sistem baru itu.
Menanggapi hal tersebut, Humas Daop I PT KAI Mateta Rizalulhaq mengatakan, pihaknya sudah melakukan upaya maksimal sosialisasi sistem Boarding Pass selama ini. Maka, tidak ada alasan lagi bagi penumpang untuk tidak mengetahui aturan itu.
Boarding Pass, telah diterapkan sejak setahun lalu, tepatnya pasca Lebaran 2011. “Jadi jangan menganggap kami kurang sosialisasi," ujar Mateta di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (16/8/2012).
Pihak PT KAI juga telah menggelar simulasi Boarding Pass itu, per 1 Oktober 2011 hingga menjelang Lebaran 2012. Setiap penumpang diberitahu soal adanya Boarding Pass, layaknya di Bandara.
“Jauh sebelumnya sebenarnya kami sudah simulasi. Bahkan, ketika ada penumpang membeli tiket dari calo saat simulasi, kami minta membuat surat pernyataan tidak akan menggunakan jasa calo lagi," ungkapnya.
Menurut Mateta, Boarding Pass sudah efektif diberlakukan, setelah dilakukan simulasi hampir setahun lamanya.
“Saat ini bisa dilihat sendiri, tidak ada lagi penumpukan penumpang. Selain itu, penumpang juga terlihat lebih tertib saat menggunakan kereta,“ pungkasnya.
Seperti diketahui, menghadapi mudik Lebaran ini PT KAI memberlakukan sistem Boarding Pass. Boarding Pass itu untuk memastikan nama penumpang di tiket sama dengan nama yang tertera di kartu identitas yang dimiliki. Sistem itu sendiri bertujuan menghindarkan praktik percaloan.
Menanggapi hal tersebut, Humas Daop I PT KAI Mateta Rizalulhaq mengatakan, pihaknya sudah melakukan upaya maksimal sosialisasi sistem Boarding Pass selama ini. Maka, tidak ada alasan lagi bagi penumpang untuk tidak mengetahui aturan itu.
Boarding Pass, telah diterapkan sejak setahun lalu, tepatnya pasca Lebaran 2011. “Jadi jangan menganggap kami kurang sosialisasi," ujar Mateta di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (16/8/2012).
Pihak PT KAI juga telah menggelar simulasi Boarding Pass itu, per 1 Oktober 2011 hingga menjelang Lebaran 2012. Setiap penumpang diberitahu soal adanya Boarding Pass, layaknya di Bandara.
“Jauh sebelumnya sebenarnya kami sudah simulasi. Bahkan, ketika ada penumpang membeli tiket dari calo saat simulasi, kami minta membuat surat pernyataan tidak akan menggunakan jasa calo lagi," ungkapnya.
Menurut Mateta, Boarding Pass sudah efektif diberlakukan, setelah dilakukan simulasi hampir setahun lamanya.
“Saat ini bisa dilihat sendiri, tidak ada lagi penumpukan penumpang. Selain itu, penumpang juga terlihat lebih tertib saat menggunakan kereta,“ pungkasnya.
Seperti diketahui, menghadapi mudik Lebaran ini PT KAI memberlakukan sistem Boarding Pass. Boarding Pass itu untuk memastikan nama penumpang di tiket sama dengan nama yang tertera di kartu identitas yang dimiliki. Sistem itu sendiri bertujuan menghindarkan praktik percaloan.
(lns)