H-3, Jalinteng Sumatera dipadati kendaraan
Kamis, 16 Agustus 2012 - 15:50 WIB
H-3, Jalinteng Sumatera dipadati kendaraan
A
A
A
Sindonews.com - Pada H-3 hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriyah, arus balik di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tampak dipadati beragam kendaraan. Dalam sehari, ratusan kendaraan melintasi sepanjang jalan tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Fathurahman mengatakan, untuk mobil pribadi pada umumnya lebih didominasi oleh kendaraan dengan dengan pelat luar seperti Jakarta, Lampung, Bogor, Bandung dan Jambi.
"Untuk sepeda motor rata-rata berasal dari kota dalam provinsi seperti Palembang, Lubuk Linggau dan Prabumulih," ujar Fathurahman menjelaskan kepada wartawan, Kamis (16/8/2012).
Menurutnya, para pemudik yang menggunakan sepeda motor ini dapat dikenali dengan kelengakapan atribut yang mereka gunakan seperti helm standar, jaket, sarung tangan serta beberapa kelengakapan lainnya. Tak hanya itu, pada H-3 ini Jalinsum juga mulai dipadati oleh kendaraan Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) untuk jurusan Sumatera-Jawa.
Kendati demikian, lanjut dia, hingga saat ini aktivitas di Terminal Regional Muaraenim masih relatif normal. Hal ini dapat di maklumi, pasalnya terminal tersebut cenderung lebih di fungsikan sebagai lokasi persinggahan saja.
“Pada saat musim lebaran seperti ini, volume kendaraan pastinya akan mengalami peningkatan yang tajam, untuk itu pihak kita akan terus pantau,” ujar Fathurahman.
Sementara itu, Kasat Lantas Muara Enim AKP Agung menuturkan bagi para pemudik yang berasal dari kota dalam provinsi diimbau untuk tidak mudik dengan menggunakan sepeda motor. Pasalnya bila terjadi kecelakaan lalulintas maka dapat berakibat fatal. Begitu pula bagi para pemudik yang kelelahan di jalan, sebaiknya untuk dapat beristirahat di tempat-tempat tertentu yang aman. Seperti rumah makan, pos polisi dan lain-lain.
“Untuk pengamanan selama arus mudik ini berlangsung kami telah menyiagakan personel kepolisian termasuk dari satuan Lalulintas (Satlantas) Muaraenim,” ucapnya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Fathurahman mengatakan, untuk mobil pribadi pada umumnya lebih didominasi oleh kendaraan dengan dengan pelat luar seperti Jakarta, Lampung, Bogor, Bandung dan Jambi.
"Untuk sepeda motor rata-rata berasal dari kota dalam provinsi seperti Palembang, Lubuk Linggau dan Prabumulih," ujar Fathurahman menjelaskan kepada wartawan, Kamis (16/8/2012).
Menurutnya, para pemudik yang menggunakan sepeda motor ini dapat dikenali dengan kelengakapan atribut yang mereka gunakan seperti helm standar, jaket, sarung tangan serta beberapa kelengakapan lainnya. Tak hanya itu, pada H-3 ini Jalinsum juga mulai dipadati oleh kendaraan Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) untuk jurusan Sumatera-Jawa.
Kendati demikian, lanjut dia, hingga saat ini aktivitas di Terminal Regional Muaraenim masih relatif normal. Hal ini dapat di maklumi, pasalnya terminal tersebut cenderung lebih di fungsikan sebagai lokasi persinggahan saja.
“Pada saat musim lebaran seperti ini, volume kendaraan pastinya akan mengalami peningkatan yang tajam, untuk itu pihak kita akan terus pantau,” ujar Fathurahman.
Sementara itu, Kasat Lantas Muara Enim AKP Agung menuturkan bagi para pemudik yang berasal dari kota dalam provinsi diimbau untuk tidak mudik dengan menggunakan sepeda motor. Pasalnya bila terjadi kecelakaan lalulintas maka dapat berakibat fatal. Begitu pula bagi para pemudik yang kelelahan di jalan, sebaiknya untuk dapat beristirahat di tempat-tempat tertentu yang aman. Seperti rumah makan, pos polisi dan lain-lain.
“Untuk pengamanan selama arus mudik ini berlangsung kami telah menyiagakan personel kepolisian termasuk dari satuan Lalulintas (Satlantas) Muaraenim,” ucapnya.
(azh)