Arus mudik di Jalintim meningkat
Kamis, 16 Agustus 2012 - 17:40 WIB
Arus mudik di Jalintim meningkat
A
A
A
Sindonews.com – Jalur mudik di sepanjang Jalan Lintas Timur (Jalintim) di wilayah Kabupaten Ogan Ilir (OI) hingga sore ini telah menunjukkan peningkatan signifikan.
Hal tersebut ditandai dengan banyaknya kendaraan baik bernomor polisi (nopol) dalam maupun luar daerah melintasi jalan ini.
Pantauan di lapangan, terlihat sejumlah kendaraan pemudik dengan sarat muatan barang melaju secara beriringan dengan kendaraan lain. Mulai dari arah Palembang menuju ke Inderalaya-Lampung ataupun sebaliknya.
Peningkatan jumlah kendaraan pemudik ini sangat terasa dibandingkan dengan mendekati satu pekan Hari Raya Idul Fitri. Kendaraan pemudik yang melintasi Jalintim OI ini sangat beragam. Mulai dari kendaraan bernopol BM, BE, BH, B, A, AA, T, BD dan lainnya. Namun kendaraan pemudik didominasi oleh kendaraan minibus atau mobil keluarga.
Kepala Dishub OI Mustarsyah menegaskan, kepadatan arus kendaraan pemudik saat ini yang melintas Jalintim OI mulai terasa. Terbukti banyak kendaraan dengan muatan orang dan barang terlihat melalui Jalintim OI ini.
“Dari awal kami sudah memprediksikan lonjakan arus mudik kendaraan di Jalintim OI baru terasa pada H-2 Idul Fitri. Lonjakan semakin meningkat pada H-1 Idul Fitri nanti,” ujarnya.
Kendatipun arus kendaraan roda empat meningkat, namun belum terlihat untuk kendaraan roda dua. Ditambahkannya, pemudik yang menggunakan sepeda motor melalui Jalintim OI ini belum menunjukkan tanda peningkatan signifikan.
"Biasanya lonjakan akan terjadi pada H-1 Idul Fitri mendatang," tegasnya.
Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di sejumlah titik tertentu di Jalintim OI, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres OI dengan menempatkan sejumlah personel di pos pengamanan Jalintim OI.
Sementara itu, Kapolres OI AKBP Deni Dharmapala membenarkan adanya penambahan kuantitas kendaraan pemudik baik dari dan dalam Sumsel, terutama yang melintasi Jalintim OI.
“Sampai saat ini arus lalu lintas Jalintim OI masih terbilang kondusif. Kendatipun terjadi kemacetan semua itu dapat diurai secepatnya,” katanya.
Hal tersebut ditandai dengan banyaknya kendaraan baik bernomor polisi (nopol) dalam maupun luar daerah melintasi jalan ini.
Pantauan di lapangan, terlihat sejumlah kendaraan pemudik dengan sarat muatan barang melaju secara beriringan dengan kendaraan lain. Mulai dari arah Palembang menuju ke Inderalaya-Lampung ataupun sebaliknya.
Peningkatan jumlah kendaraan pemudik ini sangat terasa dibandingkan dengan mendekati satu pekan Hari Raya Idul Fitri. Kendaraan pemudik yang melintasi Jalintim OI ini sangat beragam. Mulai dari kendaraan bernopol BM, BE, BH, B, A, AA, T, BD dan lainnya. Namun kendaraan pemudik didominasi oleh kendaraan minibus atau mobil keluarga.
Kepala Dishub OI Mustarsyah menegaskan, kepadatan arus kendaraan pemudik saat ini yang melintas Jalintim OI mulai terasa. Terbukti banyak kendaraan dengan muatan orang dan barang terlihat melalui Jalintim OI ini.
“Dari awal kami sudah memprediksikan lonjakan arus mudik kendaraan di Jalintim OI baru terasa pada H-2 Idul Fitri. Lonjakan semakin meningkat pada H-1 Idul Fitri nanti,” ujarnya.
Kendatipun arus kendaraan roda empat meningkat, namun belum terlihat untuk kendaraan roda dua. Ditambahkannya, pemudik yang menggunakan sepeda motor melalui Jalintim OI ini belum menunjukkan tanda peningkatan signifikan.
"Biasanya lonjakan akan terjadi pada H-1 Idul Fitri mendatang," tegasnya.
Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di sejumlah titik tertentu di Jalintim OI, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres OI dengan menempatkan sejumlah personel di pos pengamanan Jalintim OI.
Sementara itu, Kapolres OI AKBP Deni Dharmapala membenarkan adanya penambahan kuantitas kendaraan pemudik baik dari dan dalam Sumsel, terutama yang melintasi Jalintim OI.
“Sampai saat ini arus lalu lintas Jalintim OI masih terbilang kondusif. Kendatipun terjadi kemacetan semua itu dapat diurai secepatnya,” katanya.
(ysw)