Antisipasi mudik, PT KAI tambah penilik jalan
Kamis, 16 Agustus 2012 - 22:04 WIB
Antisipasi mudik, PT KAI tambah penilik jalan
A
A
A
Sindonews.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah satu orang petugas untuk menjamin kelancaran perjalanan kereta api dari stasiun satu ke stasiun lainnya. Hal itu dilakukan, untuk menjamin kelancaran perjalanan kereta api, dan keselamatan para penumpangnya.
Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi I Mateta Rizalulhaq mengatakan, biasanya pihaknya hanya menempatkan dua orang untuk menjaga pintu perlintasan kereta api.
"Ditambah satu pemeriksa ekstra, jadi bertambah tiga orang. Satu orang tersebut bertugas untuk juru penilik jalan," katanya di Stasiun Senen, Jakarta, Kamis (16/8/2012).
Dia mengungkapkan, tugas penilik jalan itu nantinya adalah mengawal keberangkatan kereta dari satu stasiun menuju stasiun lainnya. Jadi, orang tersebut akan bertanggung jawab di setiap stasiun, dan kemudian dari stasiun lainnya dilanjutkan oleh penilik jalan lainnya.
"Jadi setiap jalan menuju ke stasiun lainnya itu berjarak sekitar tujuh kilometer ditempuh dengan jalan kaki," ujarnya.
Menurutnya, penilik jalan itu nantinya akan bertugas dalam tiga shift. Dalam setiap shift, para penilik jalan akan bertugas mengawal kereta api untuk bisa lancar menuju stasiun lainnya.
"Tugasnya mengawal dari petak jalan dari stasiun ke stasiun. Shiftnya, kereta malam pertama, kemudian tengah malam, dan kemudian kereta menjelang pagi," tandasnya.
Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi I Mateta Rizalulhaq mengatakan, biasanya pihaknya hanya menempatkan dua orang untuk menjaga pintu perlintasan kereta api.
"Ditambah satu pemeriksa ekstra, jadi bertambah tiga orang. Satu orang tersebut bertugas untuk juru penilik jalan," katanya di Stasiun Senen, Jakarta, Kamis (16/8/2012).
Dia mengungkapkan, tugas penilik jalan itu nantinya adalah mengawal keberangkatan kereta dari satu stasiun menuju stasiun lainnya. Jadi, orang tersebut akan bertanggung jawab di setiap stasiun, dan kemudian dari stasiun lainnya dilanjutkan oleh penilik jalan lainnya.
"Jadi setiap jalan menuju ke stasiun lainnya itu berjarak sekitar tujuh kilometer ditempuh dengan jalan kaki," ujarnya.
Menurutnya, penilik jalan itu nantinya akan bertugas dalam tiga shift. Dalam setiap shift, para penilik jalan akan bertugas mengawal kereta api untuk bisa lancar menuju stasiun lainnya.
"Tugasnya mengawal dari petak jalan dari stasiun ke stasiun. Shiftnya, kereta malam pertama, kemudian tengah malam, dan kemudian kereta menjelang pagi," tandasnya.
(lil)