Mudik ke rumah orangtua dan mertua
Jum'at, 17 Agustus 2012 - 07:52 WIB
Mudik ke rumah orangtua dan mertua
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Komisi VIII DPR Ida Fauziah mengaku sudah mempersiapkan perjalanan mudik Lebaran tahun ini dengan matang. Putra pertamanya bahkan sudah mudik lebih awal guna menghindari kemacetan yang terjadi pada H-7 Lebaran.
"Anak saya yang pertama (Syibly Adam Firmanda) dan pembantu sudah mudik duluan. Makanya minggu terakhir puasa ini di rumah sepi. Hanya saya bertiga sama suami, Taufiq Abdullah, dan anak kedua, Adil Haq Firmanda," ungkap Ida Fauziah, Kamis 16 Agustus 2012.
Salah satu ketua DPP PKB ini mengatakan, tujuan pertama mudik Lebaran tahun ini adalah ke rumah orangtuanya di Mojokerto, Jawa Timur.
Tiga hari kemudian rombongan keluarganya akan mudik ke rumah mertuanya di Banjarnegara, Jawa Tengah. "Jadi tiap tahun kita selang seling. Kalau tahun ini mudik pertama ke orangtua saya, tahun depan ke mertua saya. Ini sudah hukum alam yang sudah kami sepakati tanpa dibicarakan," katanya.
Sebenarnya Ida tertarik mudik dengan jalur darat. Karena waktu yang sangat mepet dengan hari H Lebaran, terpaksa mudik ke Mojokerto kali ini menggunakan pesawat terbang. "Sebenarnya lebih menikmati perjalanan kalau lewat darat. Anak saya pertama dan pembantu lewat darat mudiknya. Tapi, saya kan masih ada acara di Jakarta, jadi waktunya enggak mungkin kalau pulang mudik lewat jalur darat," ungkapnya.
Terkait budaya mudik, Ida menilai banyak hal positif yang terkandung di dalamnya. Lebaran untuk bermaaf-maafan dengan sesama umat muslim, terutama keluarga terdekat. Karena itu, setiap muslim tidak bisa menghindar dari yang namanya mudik ke kampung halaman.
"Hanya yang penting untuk dilakukan adalah bagaimana agar perjalanan mudik ini bisa memenuhi aspek kenyamanan dan keamanan. Soal nilai spiritualitasnya itu pasti banyak," ucapnya.
"Anak saya yang pertama (Syibly Adam Firmanda) dan pembantu sudah mudik duluan. Makanya minggu terakhir puasa ini di rumah sepi. Hanya saya bertiga sama suami, Taufiq Abdullah, dan anak kedua, Adil Haq Firmanda," ungkap Ida Fauziah, Kamis 16 Agustus 2012.
Salah satu ketua DPP PKB ini mengatakan, tujuan pertama mudik Lebaran tahun ini adalah ke rumah orangtuanya di Mojokerto, Jawa Timur.
Tiga hari kemudian rombongan keluarganya akan mudik ke rumah mertuanya di Banjarnegara, Jawa Tengah. "Jadi tiap tahun kita selang seling. Kalau tahun ini mudik pertama ke orangtua saya, tahun depan ke mertua saya. Ini sudah hukum alam yang sudah kami sepakati tanpa dibicarakan," katanya.
Sebenarnya Ida tertarik mudik dengan jalur darat. Karena waktu yang sangat mepet dengan hari H Lebaran, terpaksa mudik ke Mojokerto kali ini menggunakan pesawat terbang. "Sebenarnya lebih menikmati perjalanan kalau lewat darat. Anak saya pertama dan pembantu lewat darat mudiknya. Tapi, saya kan masih ada acara di Jakarta, jadi waktunya enggak mungkin kalau pulang mudik lewat jalur darat," ungkapnya.
Terkait budaya mudik, Ida menilai banyak hal positif yang terkandung di dalamnya. Lebaran untuk bermaaf-maafan dengan sesama umat muslim, terutama keluarga terdekat. Karena itu, setiap muslim tidak bisa menghindar dari yang namanya mudik ke kampung halaman.
"Hanya yang penting untuk dilakukan adalah bagaimana agar perjalanan mudik ini bisa memenuhi aspek kenyamanan dan keamanan. Soal nilai spiritualitasnya itu pasti banyak," ucapnya.
(mhd)