Macet parah, pemudik mulai tak sabar
Jum'at, 17 Agustus 2012 - 20:18 WIB
Macet parah, pemudik mulai tak sabar
A
A
A
Sindonews.com - Memasuki H-2, kemacetan parah terlihat di jalur mudik lintas selatan via Kabupaten Ciamis. Kemacetan terjadi antara Jalan Sindangkasih-Imbanagara, Cibeka-Karangkamulyan dan kawasan Cisaga kota. Pemudik yang mulai tak sabar, nekat mengambil jalur kiri yang diperuntukkan bagi kendaraan menuju Jawa Tengah.
Kemacetan di tiga titik kawasan Ciamis ini memang tidak berlangsung berbarengan. Antrean di Jalan Sindangkasih-Imbanagara misalnya, terjadi sekira pukul 12.00 WIB hingga menjelang sore. Sementara kemacetan di Tanjakan Cibeka-Karangkamulyan dan Cisaga Kota terjadi sekira pukul 18.30 WIB.
"Saat buka puasa, setelah Magrib laju kendaraan dari Ciamis kota terlihat padat lancar. Namun, sekitar pukul 18.30 WIB saat melintasi Tanjakan Cibeka terjadi kemacetan cukup parah," kata Hasyim (29) warga Perumahan PIP Cijantung, yang akan pulang ke Pangandaran, Jumat (17/8/2012).
Menurut Hasyim, kemacetan cukup parah yang terjadi di jalur Cibeka, kemacetan berlangsung cukup lama. Laju kendaraan tersendat-sendat. Bahkan, akibat kemacetan, pemudik nekat menggunakan jalur kiri untuk dua jalur kendaraan menuju arah Jawa Tengah.
Padahal, biasanya jalur itu hanya bisa dilalui untuk satu jalur. "Kemacetan di Cibeka selain dipicu akibat tanjakan dan banyak kawasan rest area, juga terjadi akibat banyak persimpangan jalan," tambah Hasyim.
Sementara itu, Rahman warga Tasikmalaya menyebutkan, akibat antrean kendaraan di jalur mudik waktu tempuh antara Ciamis dan Tasikmalaya menjadi lebih lama. Biasanya antara Ciamis Tasikmalaya paling lama ditempuh hanya 30 menit namun saat macet ditempuh hampir dua jam.
"Kemacetan kendaraan dari arah Tasikmalaya menuju Ciamis terjadi di Jalan Raya Sindangkasih hingga Jalan Raya Imbanagara," kata Rahman.
Menurut Rahman, dirinya sempat mengira kemacetan terjadi karena ada kecelakaan lalu-lintas. Pasalnya petugas yang ada di tepi jalan menyebutkan telah terjadi kecelakaan.
"Namun setelah dilalui dari Sindangkasih sampai Imbanagara tidak ada peristiwa kecelakaan," tambah Rahman.
Kemacetan di tiga titik kawasan Ciamis ini memang tidak berlangsung berbarengan. Antrean di Jalan Sindangkasih-Imbanagara misalnya, terjadi sekira pukul 12.00 WIB hingga menjelang sore. Sementara kemacetan di Tanjakan Cibeka-Karangkamulyan dan Cisaga Kota terjadi sekira pukul 18.30 WIB.
"Saat buka puasa, setelah Magrib laju kendaraan dari Ciamis kota terlihat padat lancar. Namun, sekitar pukul 18.30 WIB saat melintasi Tanjakan Cibeka terjadi kemacetan cukup parah," kata Hasyim (29) warga Perumahan PIP Cijantung, yang akan pulang ke Pangandaran, Jumat (17/8/2012).
Menurut Hasyim, kemacetan cukup parah yang terjadi di jalur Cibeka, kemacetan berlangsung cukup lama. Laju kendaraan tersendat-sendat. Bahkan, akibat kemacetan, pemudik nekat menggunakan jalur kiri untuk dua jalur kendaraan menuju arah Jawa Tengah.
Padahal, biasanya jalur itu hanya bisa dilalui untuk satu jalur. "Kemacetan di Cibeka selain dipicu akibat tanjakan dan banyak kawasan rest area, juga terjadi akibat banyak persimpangan jalan," tambah Hasyim.
Sementara itu, Rahman warga Tasikmalaya menyebutkan, akibat antrean kendaraan di jalur mudik waktu tempuh antara Ciamis dan Tasikmalaya menjadi lebih lama. Biasanya antara Ciamis Tasikmalaya paling lama ditempuh hanya 30 menit namun saat macet ditempuh hampir dua jam.
"Kemacetan kendaraan dari arah Tasikmalaya menuju Ciamis terjadi di Jalan Raya Sindangkasih hingga Jalan Raya Imbanagara," kata Rahman.
Menurut Rahman, dirinya sempat mengira kemacetan terjadi karena ada kecelakaan lalu-lintas. Pasalnya petugas yang ada di tepi jalan menyebutkan telah terjadi kecelakaan.
"Namun setelah dilalui dari Sindangkasih sampai Imbanagara tidak ada peristiwa kecelakaan," tambah Rahman.
(ysw)