Dua jalur obyek wisata macet

Senin, 20 Agustus 2012 - 16:19 WIB
Dua jalur obyek wisata...
Dua jalur obyek wisata macet
A A A
Sindonews.com - Memasuki H+1 perayaan Lebaran, dua jalur yang menuju obyek wisata laut dan pegunungan di Kabupaten Sukabumi dipadati kendaraan wisatawan. Diperkirakan kepadatan arus lalu lintas di kedua jalur menuju obyek wisata itu akan terjadi hingga tiga hari ke depan.

Dua obyek wisata yang menjadi incaran kunjungan para wisatawan lokal itu antara lain jalur menuju obyek wisata Selabintana dan jalur wisata Laut Pelabuhanratu. Di kedua jalan tersebut kendaraan yang melintas umumnya merupakan mobil kendaraan pribadi dan bak terbuka dan sepeda motor.

Berdasarkan pantauan, kemacetan arus lalu lintas menuju obyek wisata Selabintana telah terjadi sejak pagi hari, hingga pukul 15.00 WIB lintasan ini masih dipadati antrian kendaraan hingga mencapai kurang lebih tiga kilometer. Sementara lonjakan jumlah kendaraan juga terjadi di lintasan menuju Pelabuhanratu yakni masing-masing di lintasan utama Cibadak-Pelabuhanratu dan jalan alternatif Cikidang.

Herman (25) seorang wisatawan asal Bogor mengungkapkan kunjungannya ke kawasan wisata Pelabuhanratu ini semata-mata untuk memanfatkan kebersamaan keluarganya selepas perayaan Lebaran.

"Mumpung semua keluarga lagi kumpul, kami manfaatkan untuk berwisata," ungkap Herman menjelaskan, Senin (20/8/2012).

Hal senada diungkapkan Suriyadi. Wisatawan asal Kabupaten Cianjur ini rela terjebak kemacetan hanya untuk bisa berwisata di kawasan Selabintana. Kunjungannya ini dimanfaatkan untuk mengisi hari libur Lebaran.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Kabupaten Sukabumi, A Riyadi mengatakan puncak kemacetan arus lalu lintas di jalur Sukabumi ini setiap tahunnya hanya terjadi pascalebaran.

"Pada sat arus mudik, lintasan Sukabumi tidak terlampau padat. Namun setelah perayaan lebaran kemacetan terjadi, karena adanya lonjakan kunjungan wisata," kata Riyadi.
(azh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Berikut Lokasi Salat...
Berikut Lokasi Salat Idul Fitri 1444 H pada Jumat 21 April 2023 di DKI Jakarta
Grand Mufti Saudi: Umat...
Grand Mufti Saudi: Umat Islam Boleh Salat Ied di Rumah Saat Pandemi Covid-19
Niat Sholat Idul Fitri...
Niat Sholat Idul Fitri dan Tata Caranya
Rahasia Ied Al-Fitri
Rahasia Ied Al-Fitri
Hindari Kesalahan Ini...
Hindari Kesalahan Ini Saat Merayakan Idul Fitri
Bacaan Bilal Salat Idul...
Bacaan Bilal Salat Idul Fitri, Tidak Ada Azan dan Ikamah
Rekomendasi
Kerak Bumi Terdeteksi...
Kerak Bumi Terdeteksi Terus-menerus Menurun, Ini Dampaknya
Spesies Buaya Trias...
Spesies Buaya Trias Baru Mengungkap Kehidupan Pesisir Kuno AS
Air Kanal di Kota Argentina...
Air Kanal di Kota Argentina Berubah Warna Menjadi Merah Darah
Artikel Terkini
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Infografis
Penelitian Dua Intelektual...
Penelitian Dua Intelektual Muslim: Kiamat Terjadi Tahun 2280 M
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved