Garut daerah tinggi kecelakaan di Jabar
Rabu, 22 Agustus 2012 - 12:57 WIB
Garut daerah tinggi kecelakaan di Jabar
A
A
A
Sindonews.com – Garut menjadi lokasi paling banyak terjadinya kecelakaan. Pada hari pertama lebaran kecelakaan di daerah tersebut sebanyak tujuh kasus.
Selain Garut, daerah Majalengka dan Ciamis juga cukup banyak terjadi kecelakaan pada musim mudik ini. Tercatat jumlah kecelakaan di Majalengka ada enam kasus, dan Ciamis empat kasus.
Kecelakaan juga terjadi di daerah lainnya di sekitar Jawa Barat (Jabar), masing-masing daerah Banjar dan Kabupaten Sukabumi tiga kasus. Purwakarta, Kota Sukabumi, Cimahi, Kota Tasikmalaya, dan Kota Bandung masing-masing dua kasus. Dan Cianjur, Subang, Indramayu, juga Kota Cirebon satu kasus lakalantas.
“Dari kejadian lakalantas itu, kerugian materi sekira Rp44,8 juta,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul, Bandung, Rabu (22/8/2012).
Dia menjelaskan, pada Senin 20 Agustus 2012 saja jumlah kecelakaan tercatat sebanyak 239 kasus, dengan korban meninggal dunia sebanyak 52 orang. “Korban luka berat 90 orang, luka ringan 177 orang, dan kerugian materi Rp 504.300.000,” jelasnya.
Lanjutnya, pada hari tersebut, kecelakaan juga masih didominasi oleh kecelakaan yang terjadi di wilayah Garut dengan 37 kasus, disusul oleh Kota Bandung dengan 27 kasus, Kabupaten Subang 23 kasus, dan Ciamis 19 kasus.
“Hari pertama lebaran selain tujuh orang meninggal, ada 24 orang luka berat, dan 22 orang luka ringan akibat lakalantas,” lanjuthnya.
Selain Garut, daerah Majalengka dan Ciamis juga cukup banyak terjadi kecelakaan pada musim mudik ini. Tercatat jumlah kecelakaan di Majalengka ada enam kasus, dan Ciamis empat kasus.
Kecelakaan juga terjadi di daerah lainnya di sekitar Jawa Barat (Jabar), masing-masing daerah Banjar dan Kabupaten Sukabumi tiga kasus. Purwakarta, Kota Sukabumi, Cimahi, Kota Tasikmalaya, dan Kota Bandung masing-masing dua kasus. Dan Cianjur, Subang, Indramayu, juga Kota Cirebon satu kasus lakalantas.
“Dari kejadian lakalantas itu, kerugian materi sekira Rp44,8 juta,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul, Bandung, Rabu (22/8/2012).
Dia menjelaskan, pada Senin 20 Agustus 2012 saja jumlah kecelakaan tercatat sebanyak 239 kasus, dengan korban meninggal dunia sebanyak 52 orang. “Korban luka berat 90 orang, luka ringan 177 orang, dan kerugian materi Rp 504.300.000,” jelasnya.
Lanjutnya, pada hari tersebut, kecelakaan juga masih didominasi oleh kecelakaan yang terjadi di wilayah Garut dengan 37 kasus, disusul oleh Kota Bandung dengan 27 kasus, Kabupaten Subang 23 kasus, dan Ciamis 19 kasus.
“Hari pertama lebaran selain tujuh orang meninggal, ada 24 orang luka berat, dan 22 orang luka ringan akibat lakalantas,” lanjuthnya.
(kur)