Arus balik, trip Pangandaran-Bandung capai 14 jam

Jum'at, 24 Agustus 2012 - 16:29 WIB
Arus balik, trip Pangandaran-Bandung...
Arus balik, trip Pangandaran-Bandung capai 14 jam
A A A
Sindonews.com - Keterlambatan transportasi antar kota antar provinsi untuk kembali ke poolnya tidak hanya dialami saat arus mudik. Situasi yang sama juga dialami di saat arus balik.

Hal ini diakui Komandan Regu (Danru) Terminal Cicaheum Asep Supriadi. Menurutnya rata-rata keterlambatan terjadi pada bus yang melalui jalur selatan Jawa Barat.

"Kebanyakan keterlambatan dari arah Selatan, seperti Pangandaran dan Tasik. Tapi ada juga dari arah utara seperti Palimanan," jelas Asep saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (24/8/2012).

Dia mencontohkan, biasanya Pangandaran-Bandung hanya memakan waktu 6-7 jam. Namun di masa arus balik seperti ini bisa memakan waktu hingga 12 jam.

Namun keterlambatan tersebut, tidak begitu berpengaruh karena sudah mulai normalnya masyarakat yang memanfaatkan bus sebagai alat transportasi. "Kan pemudik sudah sepi, jadi keterlambatan tidak berpengaruh," katanya.

Sementara itu, Kondektur PO Bus Budiman jurusan Bandung-Pangandaran Sopandi mengatakan, selain karena padatnya pemudik yang memulai arus balik, banyaknya pengemudi motor yang tidak disiplin menjadi salah satu faktor keterlambatan.

"Mereka (motor) tidak disiplin, mereka salip-menyalip seenaknya. Bahkan, enggak pernah pakai lampu sen (righting)," katanya.

Selain menghambat laju bus, lanjut Sopandi, hal itu juga bisa membahayakan dan bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

"Tadi dari Pangandaran jam 3.00 WIB, sampai Bandung jam 13.30 WIB. Paling parah itu hari Selasa, sampai makan waktu 14 jam," terangnya.

Namun hingga kini keterlambatan tidak dikeluhkan oleh para penumpang. Pasalnya, penumpang menganggap kemacetan saat arus mudik dan balik sebagai tradisi tahunan.

Sebagai informasi, tarif Bandung-Pangandaran saat ini Rp45ribu-60ribu. Sedangkan di hari normal berkisar antara Rp35ribu-45ribu.
(hyk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Dilarang Mudik, Jasa...
Dilarang Mudik, Jasa Marga Perketat di Ruas Jalan Tol Ini
Soal Larangan Mudik,...
Soal Larangan Mudik, Pemerintah Harus Tegakkan Aturan Secara Konsisten
Pemerintah Larang Mudik,...
Pemerintah Larang Mudik, DPR: Jangan Kayak Tahun Lalu Pulang Kampung Boleh
Dampak Larangan Mudik...
Dampak Larangan Mudik Tidak Besar Bagi Perekonomian
Nekad Mudik? Jangan...
Nekad Mudik? Jangan Sepelekan Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Sepeda Motor
Rekomendasi
Tulang Belulang Raksasa...
Tulang Belulang Raksasa Berceceran, Arkeologi Temukan Sarang Gajah Purba
Bisakah Bumi Dilubangi...
Bisakah Bumi Dilubangi sampai Tembus? Ini Jawabannya
Gempa Besar Guncang...
Gempa Besar Guncang Jepang, Ahli Prediksi yang Lebih Dahsyat Akan Terjadi
Artikel Terkini
Kemenhaj Ingatkan Jemaah...
Kemenhaj Ingatkan Jemaah Haji Tak Bawa Air Zamzam dalam Koper
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved