Diprediksi 6.000 pemudik tumpah di Stasiun Kiaracondong
Sabtu, 25 Agustus 2012 - 23:02 WIB
Diprediksi 6.000 pemudik tumpah di Stasiun Kiaracondong
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Kepala Stasiun Kiaracondong Dudang Muslih Hidayat memprediksi, puncak arus balik akan terjadi pada Minggu 26 Agustus 2012 besok. Saat itu diprediksi 6.000 pemudik bakal tumpah di Stasiun Kiaracondong, Bandung.
"Diprediksi ada 5-6 ribu pemudik yang akan turun di Stasiun Kiaracondong," tutur Dudang saat ditemui di Posko Angkutan Lebaran 2012 Stasiun Kiaracondong Daop II Bandung, Sabtu (25/8/2012).
Menurutnya, jumlah tersebut meningkat sekitar tiga sampai empat kali lipat dari hari biasa yang hanya mencapai 1.500 penumpang.
Saat masa mudik seperti ini, lanjut Dudang, terdapat tujuh kereta api yang berhenti dan membawa pemudik dari arah timur. Tujuh kereta itu yakni, Pasundan, Kahuripan, Serayu I dan II, Kutojaya Selatan, dan dua kereta api tambahan.
"Masing-masing kereta mengangkut full 636 penumpang. Tapi tidak semuanya turun di Kiaracondong, ada juga yang turun di Tasikmalaya dan Cipeundeuy," katanya.
Dudang mengungkapkan, jumlah penumpang yang datang pada saat arus balik biasanya lebih banyak dari pada jumlah penumpang yang berangkat pada saat arus mudik.
"Sudah tradisi, banyak warga pulang kampung dan balik lagi ke Bandung bawa saudara," terangnya.
"Diprediksi ada 5-6 ribu pemudik yang akan turun di Stasiun Kiaracondong," tutur Dudang saat ditemui di Posko Angkutan Lebaran 2012 Stasiun Kiaracondong Daop II Bandung, Sabtu (25/8/2012).
Menurutnya, jumlah tersebut meningkat sekitar tiga sampai empat kali lipat dari hari biasa yang hanya mencapai 1.500 penumpang.
Saat masa mudik seperti ini, lanjut Dudang, terdapat tujuh kereta api yang berhenti dan membawa pemudik dari arah timur. Tujuh kereta itu yakni, Pasundan, Kahuripan, Serayu I dan II, Kutojaya Selatan, dan dua kereta api tambahan.
"Masing-masing kereta mengangkut full 636 penumpang. Tapi tidak semuanya turun di Kiaracondong, ada juga yang turun di Tasikmalaya dan Cipeundeuy," katanya.
Dudang mengungkapkan, jumlah penumpang yang datang pada saat arus balik biasanya lebih banyak dari pada jumlah penumpang yang berangkat pada saat arus mudik.
"Sudah tradisi, banyak warga pulang kampung dan balik lagi ke Bandung bawa saudara," terangnya.
(ysw)