Wisatawan ke Jabar diprediksi 5 juta orang
Minggu, 26 Agustus 2012 - 01:03 WIB
Wisatawan ke Jabar diprediksi 5 juta orang
A
A
A
Sindonews.com - Pergerakan manusia di Jawa Barat pada masa libur Lebaran tahun ini diprediksi antara 4,5 juta hingga 5 juta orang. Sebagian besar, mereka mengunjungi objek wisata sekalian bersilaturahmi ke rumah kerabatnya.
"Saya memprediksi pergerakan manusia atau masyarakat ke dan di Jabar mencapai lebih dari 4,5 juta hingga 5 juta orang," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Nunung Sobari, kepada wartawan via telepon, Sabtu (25/8/2012).
Prediksi tersebut merupakan pergerakan manusia yang menuju Jabar dan di dalam Jabar. "Mereka mengunjungi berbagai objek wisata yang ada di Jabar," terangnya.
Pergerakan manusia ke dan di Jabar ini didominasi masyarakat DKI Jakarta, meskipun ada dari daerah lain di Jawa.
"Tetapi pergerakan masyarakat Jabar sendiri sama mendominasinya. Mereka berkunjung dari satu daerah ke daerah lainnya untuk mengisi libur Lebaran dengan berwisata sekaligus bersilaturahmi," jelasnya.
Tempat tujuan mereka, sambung Nunung, menyebar ke berbagai wilayah di Jabar. Namun Bandung dan sekitarnya masih menjadi favorit para wisatawan dari luar Jabar.
Daerah tujuan wisatawan dari luar Jabar di antaranya Kota Bandung dan Bandung Raya, Kabupaten Garut, Subang, Kabupaten Cirebon, Kuningan, Kawasan Puncak Pass, Pantai Palabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Pangandaran, dan Kabupaten Ciamis.
Selain itu, pariwisata di Kabupaten Sumedang dan Indramayu juga dinilainya sudah mulai bergerak hingga mampu menyedot perhatian para wisatawan dari dalam maupun luar Jabar.
Nunung menuturkan, rata-rata long stay wisatawan di Jabar antara 3-4 hari. Ini masih terbilang pendek, karena sarana dan prasarana serta infrastruktur yang masih kurang, selain itu karena membludaknya para wisatawan.
"Jika pengelola dan pemerintah daerah siap dengan infrastruktur serta sarana prasarananya, tentunya long stay wisatawan akan lebih lama," ujarnya.
Disinggung angka kunjungan ke berbagai lokasi wisata di berbagai daerah di Jabar, pihaknya masih menunggu laporan yang masuk. Terlebih libur Lebaran baru akan berakhir pekan ini.
"Saya memprediksi pergerakan manusia atau masyarakat ke dan di Jabar mencapai lebih dari 4,5 juta hingga 5 juta orang," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Nunung Sobari, kepada wartawan via telepon, Sabtu (25/8/2012).
Prediksi tersebut merupakan pergerakan manusia yang menuju Jabar dan di dalam Jabar. "Mereka mengunjungi berbagai objek wisata yang ada di Jabar," terangnya.
Pergerakan manusia ke dan di Jabar ini didominasi masyarakat DKI Jakarta, meskipun ada dari daerah lain di Jawa.
"Tetapi pergerakan masyarakat Jabar sendiri sama mendominasinya. Mereka berkunjung dari satu daerah ke daerah lainnya untuk mengisi libur Lebaran dengan berwisata sekaligus bersilaturahmi," jelasnya.
Tempat tujuan mereka, sambung Nunung, menyebar ke berbagai wilayah di Jabar. Namun Bandung dan sekitarnya masih menjadi favorit para wisatawan dari luar Jabar.
Daerah tujuan wisatawan dari luar Jabar di antaranya Kota Bandung dan Bandung Raya, Kabupaten Garut, Subang, Kabupaten Cirebon, Kuningan, Kawasan Puncak Pass, Pantai Palabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Pangandaran, dan Kabupaten Ciamis.
Selain itu, pariwisata di Kabupaten Sumedang dan Indramayu juga dinilainya sudah mulai bergerak hingga mampu menyedot perhatian para wisatawan dari dalam maupun luar Jabar.
Nunung menuturkan, rata-rata long stay wisatawan di Jabar antara 3-4 hari. Ini masih terbilang pendek, karena sarana dan prasarana serta infrastruktur yang masih kurang, selain itu karena membludaknya para wisatawan.
"Jika pengelola dan pemerintah daerah siap dengan infrastruktur serta sarana prasarananya, tentunya long stay wisatawan akan lebih lama," ujarnya.
Disinggung angka kunjungan ke berbagai lokasi wisata di berbagai daerah di Jabar, pihaknya masih menunggu laporan yang masuk. Terlebih libur Lebaran baru akan berakhir pekan ini.
(ysw)