Puncak arus balik, Nagreg masih ramai lancar
Minggu, 26 Agustus 2012 - 12:37 WIB
Puncak arus balik, Nagreg masih ramai lancar
A
A
A
Sindonews.com - Prediksi puncak arus balik terjadi H+6 atau Sabtu 25 Agustus di jalur selatan Nagreg, ternyata tidak terbukti. Arus lalulintas di Nagreg ramai lancar.
"Terpantau arus lalu lintas pada H+6 di Nagreg lancar terkendali," kata Koordinator Penghitungan Arus Posko Lebaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo menjelaskan, Minggu (26/8/2012).
Data Posko Lebaran Dishub Kabupaten Bandung, jumlah kendaraan yang melintas dari timur ke barat melalui Nagreg hingga pukul 18.00 Sabtu 25 Agustus kemarin hanya mencapai 47.275 kendaraan. Rinciannya, sepeda motor 27.210, dan mobil pribadi 18.258.
Eric menuturkan, jumlah kendaraan dari timur ke barat yang melintas di jalur Nagreg paling tinggi terjadi pada memang H+3 yakni 92 ribu kendaraan.
Namun jumlah itu masih belum berimbang jika dibandingkan dengan puncak arus mudik pada H-2 di mana kendaraan dari barat ke timur mencapai 140 ribu kendaraan.
Penyebab melesetnya prediksi puncak arus balik di Nagreg tahun ini, menurutnya diduga karena para pemudik yang akan balik memilih bertahan hingga mendekati akhir libur lebaran.
"Pemudik mungkin memperkirakan puncak arus balik H+6. Jadi mungkin semua bertahan dulu di kampung," ujarnya.
Selanjutnya, pemudik diperkirakan akan memadati arus mudik hari ini, Minggu (26/8/2012). "Ya kita pantau terus," katanya.
Sehingga, diperkirakan kemungkinan hari ini akan terjadi lonjakan kendaraan di Jalur Nagreg, mengingat terakhir libur lebaran dan Senin 27 Agustus sudah masuk sekolah.
Kemungkinan lain, lanjut Eric, bisa jadi para pemudik sudah balik dengan menggunakan jalur lain, misalnya jalur utara atau Pantura. "Jika tidak hari ini, kemungkinan sebagian arus balik sudah lewat jalur utara," tandasnya.
Eric menjelaskan, puncak arus mudik di Nagreg pada H-2 lebaran yang mencapai 140 ribu kendaraan salah satu faktornya karena ada pengalihan arus dari Tol Cikopo yang menuju Pantura ke Jalur Selatan, Nagreg. "Jadi perkiraannya, ada kemungkinan mereka pulangnya lewat Pantura," tandasnya.
"Terpantau arus lalu lintas pada H+6 di Nagreg lancar terkendali," kata Koordinator Penghitungan Arus Posko Lebaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo menjelaskan, Minggu (26/8/2012).
Data Posko Lebaran Dishub Kabupaten Bandung, jumlah kendaraan yang melintas dari timur ke barat melalui Nagreg hingga pukul 18.00 Sabtu 25 Agustus kemarin hanya mencapai 47.275 kendaraan. Rinciannya, sepeda motor 27.210, dan mobil pribadi 18.258.
Eric menuturkan, jumlah kendaraan dari timur ke barat yang melintas di jalur Nagreg paling tinggi terjadi pada memang H+3 yakni 92 ribu kendaraan.
Namun jumlah itu masih belum berimbang jika dibandingkan dengan puncak arus mudik pada H-2 di mana kendaraan dari barat ke timur mencapai 140 ribu kendaraan.
Penyebab melesetnya prediksi puncak arus balik di Nagreg tahun ini, menurutnya diduga karena para pemudik yang akan balik memilih bertahan hingga mendekati akhir libur lebaran.
"Pemudik mungkin memperkirakan puncak arus balik H+6. Jadi mungkin semua bertahan dulu di kampung," ujarnya.
Selanjutnya, pemudik diperkirakan akan memadati arus mudik hari ini, Minggu (26/8/2012). "Ya kita pantau terus," katanya.
Sehingga, diperkirakan kemungkinan hari ini akan terjadi lonjakan kendaraan di Jalur Nagreg, mengingat terakhir libur lebaran dan Senin 27 Agustus sudah masuk sekolah.
Kemungkinan lain, lanjut Eric, bisa jadi para pemudik sudah balik dengan menggunakan jalur lain, misalnya jalur utara atau Pantura. "Jika tidak hari ini, kemungkinan sebagian arus balik sudah lewat jalur utara," tandasnya.
Eric menjelaskan, puncak arus mudik di Nagreg pada H-2 lebaran yang mencapai 140 ribu kendaraan salah satu faktornya karena ada pengalihan arus dari Tol Cikopo yang menuju Pantura ke Jalur Selatan, Nagreg. "Jadi perkiraannya, ada kemungkinan mereka pulangnya lewat Pantura," tandasnya.
(azh)