Stasiun Senen kewalahan hadapi pengemis dan calo
Senin, 27 Agustus 2012 - 19:13 WIB
Stasiun Senen kewalahan hadapi pengemis dan calo
A
A
A
Sindonews.com - Selama mudik Lebaran dan arus balik, jumlah pengemis di stasiun kereta api dan terminal pemberangkatan maupun kedatangan dibanjiri pengemis. Seperti juga yang terlihat di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.
Saking membludaknya jumlah pengemis, pihak Stasiun Senen tampaknya kewalahan untuk menertibkan.
Berdasarkan pantauan Sindonews di lapangan, terlihat pengemis beragam usia mulai dari usia 6 tahun hingga 10 tahun dan orang dewasa.
Mereka tampak tak ragu meminta uang kepada calon penumpang yang ada di Stasiun Senen itu. Terlihat pula pengemis yang sedikit memaksa, jika tak diberi mereka tak segan untuk memaki-maki.
Kepala Stasiun Senen Udin Syaefudin ketika dikonfirmasi maraknya pengemis, mengaku kewalahan untuk menertibkan. Pasalnya, pengemis itu kebanyakan warga yang tinggal di sekitar Stasiun Pasar Senen.
“Kami kesulitan untuk menertibkan para pengemis itu. Penertiban sudah sering, tapi mereka memang membandel kembali lagi beroperasi di sini, karena memang mereka tinggal di sekitar sini," tuturnya di Stasiun Senen, Jakarta, Senin (27/8/2012).
Yang dikeluhkan lagi selain maraknya pengemis adalah para calo. Menurut Udin, calo juga sulit sekali ditertibkan. Yang mengherankan ketika ditertibkan dan diamankan mereka selalu tak membawa kartu identitas.
“Kami pernah tangkap 40 calo, semuanya tidak beridentitas. Itu akhirnya tidak diproses polisi karena tidak ada identitas yang akhirnya kami serahkan ke panti sosial untuk dikurung selama 10 hari,“ pungkasnya.
Saking membludaknya jumlah pengemis, pihak Stasiun Senen tampaknya kewalahan untuk menertibkan.
Berdasarkan pantauan Sindonews di lapangan, terlihat pengemis beragam usia mulai dari usia 6 tahun hingga 10 tahun dan orang dewasa.
Mereka tampak tak ragu meminta uang kepada calon penumpang yang ada di Stasiun Senen itu. Terlihat pula pengemis yang sedikit memaksa, jika tak diberi mereka tak segan untuk memaki-maki.
Kepala Stasiun Senen Udin Syaefudin ketika dikonfirmasi maraknya pengemis, mengaku kewalahan untuk menertibkan. Pasalnya, pengemis itu kebanyakan warga yang tinggal di sekitar Stasiun Pasar Senen.
“Kami kesulitan untuk menertibkan para pengemis itu. Penertiban sudah sering, tapi mereka memang membandel kembali lagi beroperasi di sini, karena memang mereka tinggal di sekitar sini," tuturnya di Stasiun Senen, Jakarta, Senin (27/8/2012).
Yang dikeluhkan lagi selain maraknya pengemis adalah para calo. Menurut Udin, calo juga sulit sekali ditertibkan. Yang mengherankan ketika ditertibkan dan diamankan mereka selalu tak membawa kartu identitas.
“Kami pernah tangkap 40 calo, semuanya tidak beridentitas. Itu akhirnya tidak diproses polisi karena tidak ada identitas yang akhirnya kami serahkan ke panti sosial untuk dikurung selama 10 hari,“ pungkasnya.
(lns)