40 titik kerusakan di jalur mudik Kota Bekasi

Kamis, 18 Juli 2013 - 08:08 WIB
40 titik kerusakan di...
40 titik kerusakan di jalur mudik Kota Bekasi
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengidentifikasi ada sebanyak 40 titik kerusakan di jalur mudik Kota Bekasi. Kerusakan itu terjadi di beberapa jalan dengan status jalan milik negara, dan jalan kota Bekasi. Saat ini, perbaikan jalur itu sedang dilakukan.

"Jenis kerusakan itu sangat bervariasi, mulai rusak ringan, rusang sedang hingga rusak berat, semua jalur itu setiap tahunya dilalui oleh pemudik," ujar Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air (Disbimarta) Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Koran SINDO, Rabu (17/7/2013).

Tri menjelaskan, separuh dari jumlah kerusakan atau 20 titik menjadi tanggung jawab dinasnya. Lokasi kerusakan terdapat di jalan kota dan jalan protokoler, di antaranya jalan Sultan Agung, Jalan Mayor Hasibuan, Jalan Chairil Anwar, Ir. H Juanda, Jalan Raya Pekayon, dan Jalan Jenderal Sudirman.

Sisanya, 20 titik kerusakan lainnya menjadi tanggungjawab Pemerintah Pusat, yakni Kementrian Pekerjaan Umum (PU) karena statusnya sebagai jalan Nasional. Di antaranya, jalan KH Nur Alie Kalimalang dan jalan I Gusti Ngurah Rai. "Perbaikan jalan itu masih dilakukan," tambahnya.

Menurut Tri, untuk perbaikan jalan kota diperkirakan kelar pada H-7 lebaran, atau sebelum arus mudik berlangsung. Adapun jalan Nasional, Pemerintah Kota Bekasi berharap agar Kementrian PU bisa menyelesaikan tepat waktu. Karena, jalur ini sangat penting bagi masyarakat.

Selain melaksanakan perbaikan jalur mudik, Pemkot Bekasi juga melaksanakan perbaikan jalan non jalur mudik yang ditargetkan selesai pada Oktober nanti. "Total anggaran sebesar Rp 2 miliar dari APBD Kota Bekasi tahun 2013, jalan Bekasi bisa mulus," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi Tumai meminta Pemkot untuk serius menangani perbaikan jalur mudik di Kota Bekasi dan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

"Perbaikan itu harus diprioritaskan, selain jalur mudik, jalur lainya juga harus diperbaiki," katanya.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menegaskan, perbaikan itu harus bisa diselesaikan seminggu sebelum lebaran. Karena, jika tidak diperbaiki dikhawatirkan jalan rusak itu menelan korban.
"Targetan jalur itu harus sudah bagus, sebelum lebaran seminggu," tukasnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Dilarang Mudik, Jasa...
Dilarang Mudik, Jasa Marga Perketat di Ruas Jalan Tol Ini
Soal Larangan Mudik,...
Soal Larangan Mudik, Pemerintah Harus Tegakkan Aturan Secara Konsisten
Pemerintah Larang Mudik,...
Pemerintah Larang Mudik, DPR: Jangan Kayak Tahun Lalu Pulang Kampung Boleh
Dampak Larangan Mudik...
Dampak Larangan Mudik Tidak Besar Bagi Perekonomian
Nekad Mudik? Jangan...
Nekad Mudik? Jangan Sepelekan Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Sepeda Motor
Rekomendasi
Kuburan Muslim dari...
Kuburan Muslim dari Abad ke-8 Ditemukan di Prancis
Fenomena Alam Langka...
Fenomena Alam Langka yang Membinasakan Firaun Dibedah Ilmuwan
Isyarat Aneh Muncul...
Isyarat Aneh Muncul dari Langit, Ada Apa dengan Alam Semesta?
Artikel Terkini
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Infografis
10 Kota Israel Dihuni...
10 Kota Israel Dihuni Banyak Umat Islam, Ada yang 99% Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved