H-4 Lebaran kendaraan berat dilarang melintas Muba

Selasa, 30 Juli 2013 - 18:31 WIB
H-4 Lebaran kendaraan...
H-4 Lebaran kendaraan berat dilarang melintas Muba
A A A
Sindonews.com - Untuk memberikan kenyamanan bagi para pemudik menjelang Lebaran, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melarang kendaraan berat untuk melintas sejak H-4 hingga H+1 Lebaran.

“Kita segera lakukan razia untuk menertibkan kendaraan berat sejak H-4 sampai H+1 lebaran untuk sementara tidak boleh melintas dulu. Bagi yang melarang tentu akan kena tilang,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Muba Sofyan Wahidoen, Sekayu, Musi Banyuasin, Selasa (30/7/2013).

Di samping untuk memberikan kenyamanan arus lalu lintas bagi pemudik, dilarangnya kendaraan berat tersebut untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan mengurangi angka kemacetan.

Dengan adanya kendaraan berat yang melintas lalu lintas cendrung lamban, sehingga memicu pengguna jalan lainnya mendahului. Meskipun begitu jelas Sofyan, untuk jenis kendaraan berat pengangkut BBM dan BBG, sembako dapat dikecualikan.

“Kita akan terapkan hal ini untuk jalan lintas timur (Jalintim) Palembang Jambi dan Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Betung-Sekayu-Lubuk Linggau yang kerap dilintasi kendaraan berat seperti tronton dan fuso,” ucapnya.

Sementara itu dari pantauan di lapangan, beberapa ruas Jalinteng masih dalam perbaikan dan disejumlah ruas jalan masih ada yang rusak parah. Seperti di desa lumpatan I di dekat gerbang masuk Kota Sekayu, dan Desa Epil. Jalan masih berupa timbunan koral dan pada siang hari debu kian terasa.

Sopir travel Palembang-Lubuk Linggau, Amran, mengaku Jalinteng Betung-Sekayu-Lubuk Linggau sedang dalam perbaikan. Namun sudah mendekati lebaran tersebut masih ada jalan yang rusak. “Saya pikir tidak terkejar lagi untuk perbaikan sampai Lebaran,” jelasnya.

Arus mudik sudah terlihat
Hingga H-9 Lebaran arus lalu lintas baik di Jalintim Palembang-Jambi dan Jalinteng Betung-Sekayu-Lubuk Linggau masih cukup lengang. Namun sejumlah kendaraan berpelat dari luar daerah sudah mulai kelihatan seperti pelat B, F, BH, BA, T, BE, dan BD, meskipun masih sedikit.

Pantauan di lapangan kendaraan roda dua dan roda empat masih cukup ramai melintas, ada yang membawa muatan di atas mobil dan singgah dirumah makan untuk sekedar beristirahat.
(hyk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Mudik Aman, Mudik Nyaman
Dilarang Mudik, Jasa...
Dilarang Mudik, Jasa Marga Perketat di Ruas Jalan Tol Ini
Soal Larangan Mudik,...
Soal Larangan Mudik, Pemerintah Harus Tegakkan Aturan Secara Konsisten
Pemerintah Larang Mudik,...
Pemerintah Larang Mudik, DPR: Jangan Kayak Tahun Lalu Pulang Kampung Boleh
Dampak Larangan Mudik...
Dampak Larangan Mudik Tidak Besar Bagi Perekonomian
Nekad Mudik? Jangan...
Nekad Mudik? Jangan Sepelekan Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Sepeda Motor
Rekomendasi
Di Balik Perintah dan...
Di Balik Perintah dan Makna Ibadah Haji : Pelajaran dari Perjalanan Nabi Ibrahim dan Keluarganya
Warga Swiss Ini Klaim...
Warga Swiss Ini Klaim Melihat UFO Melintas di Danau Zurich
Fakta-Fakta Gecko Raksasa...
Fakta-Fakta Gecko Raksasa Delcourt, Tokek Terbesar yang Pernah Hidup Sepanjang Sejarah
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
H+1 Lebaran 2023, 222.326...
H+1 Lebaran 2023, 222.326 Kendaraan Kembali ke Jabotabek
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved