Hingga H-3 angka kecelakaan mudik Lebaran mencapai 832 kasus
Selasa, 06 Agustus 2013 - 14:05 WIB
Hingga H-3 angka kecelakaan mudik Lebaran mencapai 832 kasus
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri Kombes Pol Agus Rianto mengatakan, jumlah korban kecelakaan lalu lintas sejak dimulainya operasi ketupat, hingga H-3 lebaran, terus meningkat.
Hingga H-3, jumlah korban kecelakaan lalu lintas diketahui mencapai 178 jiwa. Pada H-4, jumlah kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia mencapai 47 orang.
Namun pada H-3 meningkat jadi 59 orang. Bertambah 12 orang yang meninggal dalam jarak waktu satu hari. Padahal polisi telah menempatkan ribuan anggotanya di sepanjang jalur mudik, namun kecelakaan pemudik terus meningkat dari hari ke hari.
"Pada H-3 ada 59 pemudik yang meninggal dunia akibat kecelakaan. Bertambah 12 orang dari H-4," kata Agus di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (6/8/2013).
Selain itu, Agus juga mengatakan bahwa sebanyak 257 orang diantaranya tercatat mengalami luka berat dan 1.033 orang mengalami luka ringan. "Total jumlah kecelakaan sampai dengan H-3 ada 832 kasus," ungkap Agus.
Mayoritas kecelakaan menurut Agus dikarenakan faktor fisik pengemudi yang sangat kelelahan. Sehingga, para pengemudi tidak dapat berkonsentrasi mengendalikan laju kendaraan yang sedang dikemudikan.
"Dari data penyebab kecelakaan, 184 kasus diakibatkan karena pengemudi mengantuk," ujar Agus.
Selain faktor fisik, kecelakaan juga terjadi karena faktor lain, seperti tidak menjaga jarak antar kendaraan (104 kasus), melanggar batas kecepatan (75 kasus), meminum minuman beralkhohol (20 kasus) dan melanggar lampu lalu lintas (15 kasus).
Hingga H-3, jumlah korban kecelakaan lalu lintas diketahui mencapai 178 jiwa. Pada H-4, jumlah kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia mencapai 47 orang.
Namun pada H-3 meningkat jadi 59 orang. Bertambah 12 orang yang meninggal dalam jarak waktu satu hari. Padahal polisi telah menempatkan ribuan anggotanya di sepanjang jalur mudik, namun kecelakaan pemudik terus meningkat dari hari ke hari.
"Pada H-3 ada 59 pemudik yang meninggal dunia akibat kecelakaan. Bertambah 12 orang dari H-4," kata Agus di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (6/8/2013).
Selain itu, Agus juga mengatakan bahwa sebanyak 257 orang diantaranya tercatat mengalami luka berat dan 1.033 orang mengalami luka ringan. "Total jumlah kecelakaan sampai dengan H-3 ada 832 kasus," ungkap Agus.
Mayoritas kecelakaan menurut Agus dikarenakan faktor fisik pengemudi yang sangat kelelahan. Sehingga, para pengemudi tidak dapat berkonsentrasi mengendalikan laju kendaraan yang sedang dikemudikan.
"Dari data penyebab kecelakaan, 184 kasus diakibatkan karena pengemudi mengantuk," ujar Agus.
Selain faktor fisik, kecelakaan juga terjadi karena faktor lain, seperti tidak menjaga jarak antar kendaraan (104 kasus), melanggar batas kecepatan (75 kasus), meminum minuman beralkhohol (20 kasus) dan melanggar lampu lalu lintas (15 kasus).
(stb)
Lihat Juga :