Pahala Membaca Yasin di Bulan Syaban

Selasa, 14 Februari 2023 - 14:35 WIB
Pahala membaca surat Yasin di bulan Syaban, boleh jadi sama dengan membaca di hari-hari biasa. Foto/Ilustrasi: Dok. SINDOnews
Pahala membaca surat Yasin di bulan Syaban , boleh jadi sama dengan membaca di hari-hari biasa. Hanya saja, hal yang perlu diketahui adalah bahwa amalan seperti itu tidak disyariatkan secara khusus. Tradisi ini dilakukan sebagian kaum muslimin. Mereka biasanya membaca 3 kali surat Yasin di malam Nisfu Syaban . Setelah itu diiringi dengan permintaan berupa keberkahan pada umur, harta, dan hajat-hajat lainnya.

Sayyid Muhammad bin Alwi bin Abbas Al-Maliki dalam bukunya berjudul "Ma Dza fi Sya‘ban?" mengatakan siapa saja yang membaca Surat Yasin atau surat lainnya dengan ikhlas lillahi ta‘ala sambil memohon keberkahan pada usia, harta, dan kesehatan, maka hal itu tak masalah.

"Artinya, orang ini telah menempuh jalan yang baik, dengan catatan ia tidak meyakini bahwa amal salehnya itu disyariatkan secara khusus untuk hajat tersebut," ujarnya.

Baca juga: UAS: Hukum Baca Surat Yasin Malam Jumat

Dia lalu mempersilakan membaca Surat Yasin 3 kali, 30 kali, 100 kali, atau mengkhatamkan 30 juz Al-Quran secara ikhlas lillahi ta‘ala diiringi dengan permohonan atas segala hajat. Doa agar harapan terwujud, permintaan agar dibukakan dari kebimbangan, pengharapan agar dibebaskan dari kesulitan, permohonan kesembuhan dari penyakit, permintaan kepada Allah agar utang terbayar.

Menurutnya, Allah senang terhadap hamba-Nya yang bermunajat kepada-Nya atas pemenuhan hajat apapun termasuk hajat atas garam pelengkap masakan dan hajat atas tali sandal yang rusak.

Mengandung Banyak Nasihat

Yasin adalah salah satu surat mulia di dalam Al-Qur’an. Surat Yasin menempati kedudukan mulia karena di dalamnya mengandung banyak nasihat dan pelajaran. Karena itu, membaca surat Yasin merupakan ibadah yang baik.

Membaca Surat tersebut maka akan diganjar pahala yang besar karena begitu besarnya keutamaan Surah Yasin sebagaimana sabda Rasulullah SAW.

Beberapa perawi hadits, yaitu ad-Darimi, at-Tarmidzi, dan al-Baihaqi memasukkan surah tersebut ke dalam Syu'abul Iman, yang artinya surah Yasin menjadi salah satu cabang iman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!