10 Hikmah Puasa Ramadan, Nomor Terakhir untuk Keseimbangan Hidup
Rabu, 05 Maret 2025 - 05:01 WIB
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ
“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)
Takwa adalah himpunan segala kebaikan dunia-akhirat. Setiap buah kebaikan dari puasa Ramadhan tumbuh dari pohon takwa.
Baca juga: Beragam Manfaat Puasa untuk Kesehatan Tubuh
3. Cara untuk mengekang jiwa dari syahwat
Puasa Ramadan adalah cara untuk mengekang jiwa dari berbagai bentuk syahwat. Kemudian membanjirinya dengan sifat kepatuhan. Puasa Ramadhan itu upaya untuk menyempitkan lorong jalur masuknya setan ke dalam tubuh manusia. Dilakukan dengan menyempitkan pintu masuknya makanan dan minuman. Sehingga pengaruh setan melemah dan kemaksiatan terminimalisir.4. Upaya menjernihkan Hati
Puasa Ramadan adalah upaya untuk menjernihkan hati. Menyibukkannya dengan tafakur dan zikir. Setelah sekian waktu hati manusia menyantap berbagai bentuk syahwat yang mengeraskan hati. Juga membutakannya dari kebenaran. Puasa Ramadan yang akan menjaga dan mengukuhkan hati dan panca indera pelakunya.5. Menyadari besarnya nikmat Allah Ta'ala
Lapar dan dahaga yang dirasakan saat menjalani puasa Ramadan akan menyadarkan diri betapa besar nikmat Allah Ta'ala yang dianugerahkan kepada dirinya dibanding para fakir miskin yang lebih menderita. Dengan begitu ia akan segera bersyukur. Ia dapat ikut merasakan dan mengerti derita lapar dan dahaganya saudaranya yang fakir miskin.6. Pengaruh positif bagi kesehatan tubuh
Puasa Ramadan memberikan pengaruh positif terhadap kesehatan tubuh dengan jalan mempersedikit makan, keteraturan aktivitas wajib, memberi peluang istirahat lebih banyak pada organ sistem pencernaan, dan sebagainya.7. Mengajarkan arti hidup hemat dan sederhana
Bulan puasa mengajarkan akan arti hidup hemat dan sederhana. Sudah menjadi kebiasaan bahwa biasanya seseorang yang berpuasa menyediakan berbagai macam makanan dan minuman di meja makan untuk menyambut datangnya adzan Maghrib.Akan tetapi, manakala waktu berbuka telah tiba kemudian menyantap berbagai hidangan yang tersedia, kita justru merasa sekali minum dan sekali makan sudah membuat perut terasa penuh. Alhasil, terkadang makanan dan minuman berbuka masih tersisa.
Lihat Juga :