5 Manfaat Mengakhirkan Sahur, Nomor Terakhir Dapat Keutamaan Berlipat
Kamis, 23 Maret 2023 - 03:10 WIB
Artinya: "Makan sahur adalah makan penuh berkah. Janganlah kalian meninggalkannya walau dengan seteguk air karena Allah dan Malaikat-Nya bersholawat kepada orang yang makan sahur." (HR Ahmad)
2. Mendapat Ampunan Allah dan Doa Mustajab
Pada waktu sahur, Allah menurunkan rahmat-Nya dan mengabulkan doa dan istighfar hamba-Nya. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ
Artinya: "Rabb kita Tabaroka wa ta'ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Dia berfirman: "Siapa saja yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
3. Mendapat Pahala Mengikuti Sunnah Nabi
Sebagaimana kebiasaan Rasulullah SAW mengakhirkan sahur tergambar dalam hadis berikut, Beliau bersabda: "Makan dan minumlah kalian sampai Ibnu Ummi Maktum mengumandangkan Adzan (kedua). Karena dia tidak akan adzan kecuali setelah terbitnya fajar shadiq." (HR Al-Bukhari)
Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman: "Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar." (QS. Al-Ahzab ayat 71)
4. Membuat Fisik Lebih Kuat dan Semangat Berpuasa
Imam An-Nawawi rahimahullah berkata: "Barokah makan sahur amat jelas yaitu semakin menguatkan dan menambah semangat orang yang berpuasa." (Syarh Shahih Muslim). Artinya, mereka yang makan sahur akan membuat fisik lebih kuat dan lebih semangat menjalani ibadah puasa. Beda halnya dengan orang yang tidak makan sahur.
2. Mendapat Ampunan Allah dan Doa Mustajab
Pada waktu sahur, Allah menurunkan rahmat-Nya dan mengabulkan doa dan istighfar hamba-Nya. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ
Artinya: "Rabb kita Tabaroka wa ta'ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Dia berfirman: "Siapa saja yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
3. Mendapat Pahala Mengikuti Sunnah Nabi
Sebagaimana kebiasaan Rasulullah SAW mengakhirkan sahur tergambar dalam hadis berikut, Beliau bersabda: "Makan dan minumlah kalian sampai Ibnu Ummi Maktum mengumandangkan Adzan (kedua). Karena dia tidak akan adzan kecuali setelah terbitnya fajar shadiq." (HR Al-Bukhari)
Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman: "Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar." (QS. Al-Ahzab ayat 71)
4. Membuat Fisik Lebih Kuat dan Semangat Berpuasa
Imam An-Nawawi rahimahullah berkata: "Barokah makan sahur amat jelas yaitu semakin menguatkan dan menambah semangat orang yang berpuasa." (Syarh Shahih Muslim). Artinya, mereka yang makan sahur akan membuat fisik lebih kuat dan lebih semangat menjalani ibadah puasa. Beda halnya dengan orang yang tidak makan sahur.
Lihat Juga :