4 Kelompok Orang Sakit dan Hukum Puasanya

Kamis, 30 Maret 2023 - 16:02 WIB
Baca juga: Aspek Hukum Puasa bagi Orang Sakit dan Musafir Berdasarkan Surat Al-Baqarah Ayat 184

Wajib Mengganti

Seseorang menderita sakit parah, ketika datang bulan Ramadan dan dia tak sanggup berpuasa, lalu ketika datang bulan Ramadan kedua ia pun belum sanggup berpuasa, kemudian datang bulan Ramadan ketiga, saat itu kesehatannya lebih baik dari sebelumnya maka ia berpuasa. Apakah wajib baginya untuk berpuasa untuk dua bulan yang ditinggalkannya itu, ataukah cukup bersedekah saja sebagai penggantinya?

Dalam buku Al-Fatawa Al-Jami’ah Lil Mar’atil Muslimah yang disusun Amin bin Yahya Al-Wazan Al-Lajnah Ad-Da’imah Lil Ifta menjawab yang wajib baginya adalah mengqadha puasa yang dua bulan itu berdasarkan keumuman dalil yang terdapat dalam firman Allah.

وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ

“..Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain”. [Al-Baqarah/2 : 185]
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!