Hukum Salat Tarawih Ngebut, Apakah Sah dan Diterima?

Minggu, 02 April 2023 - 23:20 WIB
Lanjut Hudzaifah:

وَلَوْ مِتَّ وَأَنْتَ تُصَلِّي هَذِهِ الصَّلَاةَ لَمِتَّ عَلَى غَيْرِ فِطْرَةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Artinya: "Jika kamu mati dan model salatmu masih seperti ini, maka engkau mati bukan di atas fitrah (ajaran) Muhammad shollallahu 'alaihi wasallam." (HR Ahmad)

Peringatan Rasululah SAW

Dalam satu riwayat yang sahih, Rasulullah SAW pernah memerintahkan orang yang salat 'ngebut' untuk mengulangi shalatnya lagi. Dari Abu Hurairah, Nabi shollallahu 'alaihi wasallam ketika masuk masjid, masuklah seseorang lalu ia melaksanakan salat. Setelah itu, ia datang dan memberi salam pada Nabi shollallahu 'alaihi wasallam, lalu beliau menjawab salamnya.

Beliau berkata, "Ulangilah salatmu karena sesungguhnya engkau tidaklah salat." Lalu orang itu pun salat dan kemudian datang memberi salam pada Nabi shollallahu 'alaihi wasallam. Beliau tetap berkata yang sama seperti sebelumnya, "Ulangilah salatmu karena sesungguhnya engkau tidaklah salat." Sampai diulangi hingga tiga kali.

Orang yang jelek salatnya tersebut berkata, "Demi yang mengutusmu membawa kebenaran, aku tidak bisa melakukan salat sebaik dari itu. Makanya ajarilah aku!" Rasulullah lantas mengajarinya dan bersabda: "Jika engkau hendak salat, maka bertakbirlah. Kemudian bacalah ayat Al-Qur'an yang mudah bagimu. Lalu rukuklah dan sertai thuma'ninah ketika ruku'. Lalu bangkitlah dan beriktidallah sambil berdiri. Kemudian sujudlah sertai thuma'ninah ketika sujud. Kemudian bangkitlah dan duduk antara dua sujud sambil tuma'ninah. Kemudian sujud kembali sambil disertai tuma'ninah ketika sujud. Lakukan seperti itu dalam setiap salatmu." (HR Al-Bukhari 793 dan Muslim 397)

Wallahu A'lam

Baca Juga: Salat Tarawih Terlalu Cepat? Ini Penjelasan Ustaz Somad
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!