Makna Idulfitri: Kembali Makan atau Hari Raya Berbuka Puasa
Jum'at, 21 April 2023 - 20:52 WIB
Idulfitri bermakna hari raya berbuka puasa. Foto/Ilustrasi: islamic re;;ief australia
Salah satu hari yang diharamkan berpuasa adalah hari raya Idulfitri . Bahkan, dalam kitab-kitab fikih disebutkan bahwa berniat tidak puasa pada saat hari Idulfitri itu pahalanya seperti orang yang sedang puasa di hari-hari yang tidak dilarang.
Sebelum salat Idulfitri, Rasulullah SAW biasa memakan kurma dengan jumlah yang ganjil; tiga, lima, atau tujuh.
Jadi, makan dulu sebelum salat merupakan sunah pada saat hari raya Idulfitri. Dalam sebuah hadis menjelaskan,
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَايَغْدُوْ يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْ كُلُ ثَمَرَاتٍ وَيَأُكلُهُنَّ وِتْرًا
Artinya, "Pada waktu Idul Fitri Rasulullah SAW tidak berangkat ke tempat salat sebelum memakan beberapa buah kurma dengan jumlah yang ganjil.” (HR. Ahmad dan Bukhari)
Baca juga: 25 Ucapan Lebaran Idulfitri 2023 yang Bisa Digunakan untuk Keluarga atau Teman
Dalam kamus “Al-Munawwir Arab–Indonesia”, al fith-ru (الفطر) adalah kasru ash-shawmi, yang artinya hal buka puasa. Selain fith-run, buka puasa disebut juga ifthâr (sighat mashdar dari afthara – yufthiru).
Senada dengan hal tersebut, makan pagi yang dalam bahasa Inggris kita kenal dengan istilah breakfast (menghentikan puasa), dalam bahasa Arab disebut futhûr. Dengan demikian, Idulfitri (عيدالفطر) berarti hari raya berbuka atau makan. Berdasarkan uraian tersebut, Idulfitri dapat diterjemahkan sebagai hari raya di mana umat Islam wajib berbuka atau makan.
Lafaz Fithru/ Ifthaar”(فطر / افطار ) artinya menurut bahasa: Berbuka (yakni berbuka puasa jika terkait dengan puasa). Jadi Idulfitri artinya “Hari Raya berbuka Puasa”. Yakni kita kembali berbuka (tidak puasa lagi) setelah selama sebulan kita berpuasa.
Sedangkan “Fitrah” tulisannya sebagai berikut (فطرة) dan bukan (فطر)”.
Sebelum salat Idulfitri, Rasulullah SAW biasa memakan kurma dengan jumlah yang ganjil; tiga, lima, atau tujuh.
Jadi, makan dulu sebelum salat merupakan sunah pada saat hari raya Idulfitri. Dalam sebuah hadis menjelaskan,
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَايَغْدُوْ يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْ كُلُ ثَمَرَاتٍ وَيَأُكلُهُنَّ وِتْرًا
Artinya, "Pada waktu Idul Fitri Rasulullah SAW tidak berangkat ke tempat salat sebelum memakan beberapa buah kurma dengan jumlah yang ganjil.” (HR. Ahmad dan Bukhari)
Baca juga: 25 Ucapan Lebaran Idulfitri 2023 yang Bisa Digunakan untuk Keluarga atau Teman
Dalam kamus “Al-Munawwir Arab–Indonesia”, al fith-ru (الفطر) adalah kasru ash-shawmi, yang artinya hal buka puasa. Selain fith-run, buka puasa disebut juga ifthâr (sighat mashdar dari afthara – yufthiru).
Senada dengan hal tersebut, makan pagi yang dalam bahasa Inggris kita kenal dengan istilah breakfast (menghentikan puasa), dalam bahasa Arab disebut futhûr. Dengan demikian, Idulfitri (عيدالفطر) berarti hari raya berbuka atau makan. Berdasarkan uraian tersebut, Idulfitri dapat diterjemahkan sebagai hari raya di mana umat Islam wajib berbuka atau makan.
Lafaz Fithru/ Ifthaar”(فطر / افطار ) artinya menurut bahasa: Berbuka (yakni berbuka puasa jika terkait dengan puasa). Jadi Idulfitri artinya “Hari Raya berbuka Puasa”. Yakni kita kembali berbuka (tidak puasa lagi) setelah selama sebulan kita berpuasa.
Sedangkan “Fitrah” tulisannya sebagai berikut (فطرة) dan bukan (فطر)”.
Lihat Juga :