Ancaman Memutus Silaturahim dalam Islam, Salah Satunya Tidak Akan Masuk Surga

Selasa, 02 Mei 2023 - 16:42 WIB
Arinya : "Dan orang-orang yang melanggar janji Allah setelah diikrarkannya, dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah agar disambungkan dan berbuat kerusakan di bumi; mereka itu memperoleh kutukan dan tempat kediaman yang buruk (Jahanam)" (QS Ar-Ra'd : 25)

Selain itu, Allah SWT juga memberikan ancaman keras sebagaimana termaktub dalam Ak-Qur'an surah Muhammad ayat 22-23.

فَهَلۡ عَسَيۡتُمۡ اِنۡ تَوَلَّيۡتُمۡ اَنۡ تُفۡسِدُوۡا فِى الۡاَرۡضِ وَتُقَطِّعُوۡۤا اَرۡحَامَك


Artinya : "Maka apakah sekiranya kamu berkuasa, lalu kamu akan berbuat kerusakan di bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?" (QS Muhammad : 22)

اُولٰٓٮِٕكَ الَّذِيۡنَ لَعَنَهُمُ اللّٰهُ فَاَصَمَّهُمۡ وَاَعۡمٰٓى اَبۡصَارَهُمۡ‏


Artinya : "Mereka itulah orang-orang yang dikutuk Allah; lalu dibuat tuli (pendengarannya) dan dibutakan penglihatannya." (QS Muhammad : 23)

Dalam ayat tersebut menjelaskan bahwa orang yang memutuskan tali kekeluargaan akan dilaknat Allah dengan dibuat tuli pendengarannya dan dibutakan penglihatannya.

Sehingga bagi setiap umat Muslim yang telah memutuskan tali silaturahim, diwajibkan untuk menyambungnya kembali. Sebab amalan ini memiliki banyak keutamaan, diantaranya dapat melapangkan rezeki dan memanjangkan umur.

Baca juga: Pahala Dahsyat Silaturahmi, Akan Melapangkan Rezeki dan Memperpanjang Umur

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!