Muslim India: Banyak Anak Mengundang Fitnah

Kamis, 04 Mei 2023 - 12:17 WIB
Muslim India. Foto/Ilustrasi: Arabnews
Berita bohong alias hoaks menerpa muslim India . Muslimah dituding sengaja melahirkan banyak anak dengan tujuan mengislamkan Negeri Hindustan itu. Fitnah tersebut cukup efektif merobek ketentraman di India .

Populasi India diperkirakan akan mencapai 1.425.775.850 pada akhir April. Angka ini melampaui China , menurut PBB. Pada pertengahan tahun ini, menurut PBB, India akan memiliki 2,9 juta lebih banyak warga daripada China.

Tingkat kesuburan yang lebih tinggi di India berarti populasinya diperkirakan akan terus tumbuh selama beberapa dekade, dengan beberapa prediksi menunjukkan dapat mencapai puncaknya sekitar 1,7 miliar pada paruh kedua abad ini.

Baca juga: Ribuan Muslim India Protes Seruan Genosida oleh Aktivis Hindu

Nah, lonjakan penduduk di India ini dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menyudutkan umat Islam. Salah satunya Amit Upadhyay. Ia dikenal selalu menebar informasi hoaks melalui media sosial.

Ia mengaku tahu mengapa populasi India tumbuh. Dia bilang tetangganya yang muslim memiliki terlalu banyak anak dibandingkan wanita Hindu.

Upadhyay beragama Hindu. Ia gemar menyebarkan data demografis palsu untuk mengklaim bahwa negara tersebut sedang diubah menjadi negara Islam.

Bagi mereka, pengumuman bulan lalu bahwa India telah mengambil alih China untuk menjadi negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia bukanlah alasan untuk merayakannya, tetapi seruan untuk bertindak.

"Saya mendorong kaum Hindu memperbanyak anak, untuk melawan Muslim," kata Upadhyay, kepada AFP sebagaimana dilansir ArabNews 3 Mei 2023. “Atau mereka akan menjadi ancaman dan pada akhirnya menghapus agama Hindu dari India.”

Upadhyay yang tinggal di negara bagian Uttar Pradesh ini memanfaatkan akun Facebook untuk menyebarkan propagandanya itu. Ia secara teratur menerbitkan postingan Islamofobia yang dibagikan secara luas kepada hampir 40.000 pengikutnya.

Satu posting di bulan April memperingatkan dugaan plot oleh Muslim untuk "melipatgandakan populasi mereka untuk menguasai India."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!