Jangan Lupa, Ini Hari-hari yang Baik Memotong Kuku

Jum'at, 05 Mei 2023 - 10:07 WIB
Diriwayatkan oleh Abdur Rozzaq dalam Al-Mushannaf dari Muhammad bin Ibrahim At-Taimy berkata, "Dahulu para sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengatakan: "Siapa yang mandi hari Jumat, memakai siwak dan memotong kukunya, maka dia wajib (mendapatkan pahala)." Diriwayatkan oleh Humaid bin Zanjawaih.

Cara Memotong Kuku yang Benar

1. Dimulai dari jari telunjuk tangan kanan sampai jari kelingking, kemudian jari jempol tangan kanan, kemudian jari kelingking tangan kiri sampai jari jempol tangan kiri. (Ini adalah pendapat Imam Nawawi, sekaligus pendapat yang lebih kuat)

2. Dimulai dari jari telunjuk tangan kanan sampai jari kelingking, kemudian jari kelingking tangan kiri sampai jari jempol tangan kiri dan diakhiri dengan jari jempol tangan kanan. (Ini adalah pendapat Imam Al-Ghazali)

3. Dimulai dari tangan kanan, yaitu jari kelingking, kemudian jari tengah, kemudian jari jempol, kemudian jari manis, kemudian jari telunjuk. Untuk tangan kiri, yaitu dimulai dari jari jempol, kemudian jari tengah, kemudian jari kelingking, kemudian jari telunjuk, dan diakhiri dengan jari manis.

Cara yang ketiga ini adalah cara memotong kuku jari-jari tangan, sedangkan untuk memotong jari-jari kaki adalah dimulai dari jari kelingking kaki kanan dan diakhiri dengan jari kelingking kaki kiri. Bagi seseorang yang ketika memotong kuku keadaan berwudhu, sunnah hukumnya agar memperbarui wudhunya setelah memotong kuku, agar keluar dari perkhilafan ulama.

Bagi orang yang sedang junub atau haid sebaiknya tidak memotong kukunya. Sebab kukunya kelak akan dikembalikan kepadanya di Akhirat kelak dan menuntutnya dengan sebab junub yang ada pada kukunya tersebut.

Baca Juga: Amalan Sunnah Memotong Kuku dan Mencukur Bulu di Hari Jumat
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!