Imam Ahmad Al-Muhajir, Habib yang Pertama Kali Hijrah ke Yaman

Minggu, 07 Mei 2023 - 11:54 WIB
Rombongan Imam Muhajir berisi tujuh orang lmam al-Muhajir Ahmad bin Isa, istri beliau Zainab putri Abdullah bin Hasan al Uraidi, Abdullah (putra Imam al-Muhajir), Ummul Banin putri Muhammad (istri Abdullah bin Ahmad), Ismail bin Adbdullah bin Ahmad (yang dijuluki al-Bashri), Muhammad bin Sulaiman bin Ubaidillah (tetua para habaib Ahadilah), Ahmad al-Kudaimi (petuah para habaib Al-Kudaim atau Bani Kudaim), dan para pengikut Imam al-Muhajir yang berjumlah 70 orang.

Pada tahun 317 H, rombongan sampai ke Madinah al-Munawarah dan berdiam selama setahun. Dan pertengahan tahun 318 H, rombongan menuju Makkah untuk melaksanakan ibadah haiji.

Di sanalah, Imam al-Muhajir beserta rombongannya bertemu dengan para jamaah haji dari Tuhaim dan Hadhramaut. Mereka penduduk Hadhramaut memberi tahu fitnah Khawarij yang sedang mereka alami. Mereka juga meminta Imam Al-Muhajir untuk pergi ke Hadhramaut bersama-sama.

Seusai melaksanakan ibadah haji, Imam al-Muhajir bersama rombongan bergerak ke Hadhramaut sebagai kota pilihan. Tempat yang pertama beliau singgahi adalah Jubail yang terletak di lembah Dauan.

Tak berselang lama, beliau pindah ke Hajrain dan menetap di sana untuk beberapa waktu. Kemudian beliau melanjutkan Perjalanannya menuju daerah Husaisah dan menetap di sana hingga akhir hayatnya.

Sebagian referensi menyebutkan beberapa faktor perpindahan Imam Muhajir:

1. Suasana politik yang meruncing di Bashrah dan menyeluruh seantero Irak. Pemerintah Abbasiyah menerima pertentangan dan serangan dari golongan pemberontak seperti kaum Qaramithah dan lainnya.

2. Timbulnya berbagai fitnah, bencana dan kedengkian di kalangan masyarakat Irak dalam masalah agama dan dunia.

3. Berlakunya kerusakan akidah dan menularnya kegelapan bid'ah serta berlaku penentangan terhadap sunnah dan para pendukungnya.

4. Berlakunya pengkhianatan terhadap golongan Alawiyin, dan beratnya berbagai tekanan yang mereka rasakan.

Habib Ali bin Abu Bakar As-Sakran menyebutkan dalam Al-Barqah al-Masyiqah sebagai berikut:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!