Inilah 6 Perbedaan Nabi dan Rasul, Ketahui dan Pahami

Kamis, 11 Mei 2023 - 19:52 WIB

2. Tanggungjawab Terhadap Wahyu yang Diterima

Terdapat pendapat yang mengatakan bahwa Rasul mendapatkan wahyu dan diperintahkan untuk menyampaikan kepada umatnya. Sedangkan nabi itu mendapatkan wahyu, namun tidak diperintahkan untuk disampaikan kepada umatnya.

Ibnu Abil ‘Iz Al-Hanafi rahimahullah pernah menyampaikan bahwa, “Para ulama menyebutkan perbedaan-perbedaan antara Nabi dan Rasul. Pendapat yang paling bagus adalah bahwa siapa saja yang mendapatkan berita dari langit (wahyu), jika diperintahkan untuk disampaikan kepada orang lain, maka dia adalah nabi sekaligus rasul. Akan tetapi, jika tidak diperintahkan untuk disampaikan kepada orang lain, maka dia nabi, namun bukan rasul.” (Syarh Al-‘Aqidah Ath-Thahawiyyah, hal. 158)

3. Tugas

Pendapat berikutnya terkait perbedaan Nabi dan Rasul berdasar pada tugas yang diemban. Dimana Rasul akan diutus dengan membawa syariat yang baru. Sedangkan Nabi bila diutus maka akan membawakan syariat sebelumnya.

Hal tersebut dijelaskan dalam Al-Quran surat Al -Mu'minun ayat 44. Allah SWT berfirman :

ثُمَّ اَرۡسَلۡنَا رُسُلَنَا تَتۡـرَا‌ ؕ كُلَّ مَا جَآءَ اُمَّةً رَّسُوۡلُهَا كَذَّبُوۡهُ‌ فَاَتۡبَـعۡنَا بَعۡـضَهُمۡ بَعۡـضًا وَّجَعَلۡنٰهُمۡ اَحَادِيۡثَ‌ ۚ فَبُـعۡدًا لِّـقَوۡمٍ لَّا يُؤۡمِنُوۡنَ


Artinya : "Kemudian, Kami utus rasul-rasul Kami berturut-turut. Setiap kali seorang rasul datang kepada suatu umat, mereka mendustakan nya, maka Kami silih gantikan sebagian mereka dengan sebagian yang lain (dalam kebinasaan). Dan Kami jadikan mereka bahan cerita (bagi manusia). Maka kebiasaanlah bagi kaum yang tidak beriman." (QS Al-Muminun : 44)

4. Umat

Dalam sebuah pendapat oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah, disebutkan bahwa Rasul akan diutus kepada umat yang menyelisihi atau menentangnya. Sementara Nabi akan diutus pada umat yang akan menyambut dakwahnya.

Pendapat ini diperkuat dengan hadits yang meriwayatkan Rasulullah SAW pernah bersabda :

فَيَأْتُونَ نُوحًا فَيَقُولُونَ: يَا نُوحُ، إِنَّكَ أَنْتَ أَوَّلُ الرُّسُلِ إِلَى أَهْلِ الأَرْضِ


“Mereka pun mendatangi Nuh, dan berkata, ‘Wahai Nuh, sesungguhnya Engkau adalah rasul pertama bagi manusia.’” (HR. Bukhari no. 4712)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!