Muslim yang Menyebarkan Catur ke Seluruh Eropa

Minggu, 28 Mei 2023 - 18:13 WIB
Queen, meski berarti ratu, namun di dalam istilah catur adalah Menteri, adalah pion penasihat dalam percaturan Persia kuno. Bidak Gajah memiliki cerita menarik mengapa bidak tersebut bernama “Bishop” dan bukanlah “Elephant.”

Saat permainan ini mulai menyebar ke Eropa lewat Spanyol yang saat itu berada dalam kekuasaan Islam, orang Eropa tidak mengerti apa itu gajah, karena di Eropa saat itu tidak ada gajah. Namanya menjadi Bishop, atau uskup, karena bentuk bidaknya mirip dengan topi uskup.

Sebuah kisah menarik dituturkan oleh Stewart Gordon, pengarang The Game of Kings (Permainan Para Raja). Pada 1509, Diego Lopez, pelaut asal Portugal, sedang melakukan ekspedisi ke Malaka dan beristirahat sambil main catur.

Seorang Jawa datang mendekatinya dan mengenali permainan Lopez. Meski harus berkomunikasi lewat penterjemah, namun dua orang yang tempat asalnya adalah dua benua berbeda dapat memainkan permainan yang sama menunjukkan betapa luasnya persebaran permainan ini, jauh sebelum adanya internet.

Baca juga: Jejak Zaman Keemasan Islam di Timbuktu, Dimulai Mansa Musa
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!