Hukum Tajwid Surat Luqman Ayat 13 dan 14

Jum'at, 02 Juni 2023 - 09:46 WIB
Ada hukum tajwid yang harus diperhatikan ketika membaca surat Lukman, agar tidak keliru dalam membaca dan mengartikannya. Foto ilustrasi/ist
Terdapat sejumlah hukum tajwid di surat Luqman ayat 13 dan 14 yang perlu dipahami umat muslim supaya tidak mengalami salah baca yang dapat menimbulkan salah arti.

Karena dalam membaca Al Qur'an diharuskan untuk benar dan tartil atau dilakukan secara perlahan, serta mengetahui kapan bacaan harus berhenti dan dilanjutkan.

Berikut ini sejumlah hukum tajwid di surat Luqman ayat 13 dan 14 :

Allah SWT berfirman :

وَاِذْ قَالَ لُقْمٰنُ لِابْنِهٖ وَهُوَ يَعِظُهٗ يٰبُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللّٰهِ ۗاِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ


Artinya : "Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, "Wahai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar." (QS Luqman : 13)



Hukum Tajwid Surat Luqman Ayat 13

1.
وَاِذْقَا
= Mad Thabi'i sebab "qaf berharakat fathah" bertemu "alif" dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Dibaca panjang 2 harakat.

2.
لُقْمٰنَ
= Qalqalah sugra sebab qalqalah "qaf sukun" berada di tengah kalimat. Dibaca memantul ringan.

3.
لُقْمٰنَ
= Mad Thabi'i sebab "mim berharakat fathah" bertemu "alif" dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Dibaca panjang 2 harakat.

4.
لِا بْنِه
= Qalqalah sugra sebab qalqalah "ba sukun" berada di tengah kalimat. Dibaca memantul ringan.

5.
لِا بْنِه
= Mad Shilah Qashirah sebab "ha" bertemu dengan huruf selain hamzah. Dibaca panjang 2 harakat.

6.
يَعِظُه
= Mad Shilah Qashirah sebab "ha" bertemu dengan huruf selain hamzah. Dibaca panjang 2 harakat.

7.
يٰبُنَيَّ
= Mad Thabi'i sebab "ya berharakat fathah" bertemu "alif" dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Dibaca panjang 2 harakat.

8.
لَا تُشْرِكْ
= Mad Thabi'i sebab "lam berharakat fathah" bertemu "alif" dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Dibaca panjang 2 harakat.

9.
بِا للهِ۫
= Tarqiq sebab lafadz Allah didahului oleh huruf hijaiyah "ba berharakat kasrah". Dibaca dengan tipis.

10.
اِنَّ
= Ghunnah sebab "nun bertasydid". Dibaca dengung dengan ditahan sampai 3 harakat.

11.
الشِّرْكَ
= Alif Lam Syamsiyah sebab huruf "alif lam" bertemu huruf syamsiyah "syin". Dibaca meleburkan dan memasukkan ke syin.

12.
لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ
= Izhar sebab "mim berharakat dhammah tanwin" bertemu huruf "ain". Dibaca jelas.

13.
عَظِيْمٌ
= Mad Arid Lissukun karena huruf mad jatuh sebelum huruf yang diwakaf. Huruf mim dalam hal ini yang diwakaf. Dibaca panjang 2 sampai 6 harakat.
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:  Ada dua golongan penduduk neraka yang keduanya belum pernah aku lihat.  (1) Kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi, yang dipergunakannya untuk memukul orang.  (2) Wanita-wanita berpakaian tetapi (seperti) bertelanjang (pakaiannya terlalu minim, tipis, ketat, atau sebagian auratnya terbuka), berjalan dengan berlenggok-lenggok, mudah dirayu atau suka merayu, rambut mereka (disasak) bagaikan punuk unta. Wanita-wanita tersebut tidak dapat masuk surga, bahkan tidak dapat mencium bau surga. Padahal bau surga itu dapat tercium dari jarak sekian dan sekian.

(HR. Muslim No. 3971)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More