4 Macam Penulisan Takdir Manusia yang Penting Diketahui
Selasa, 06 Juni 2023 - 13:58 WIB
Ada 4 macam penulisan takdir yang perlu diketahui manusia, yang meliputi dari 4 hal utamanya yakni rezekinya, ajalnya, amalnya, dan bahagia atau celakanya. Foto ilustrasi/ist
Ada 4 macam penulisan takdir yang perlu diketahui manusia sebagaimana diterangkan dalam ringkasan Hadis Arba'in An-Nawawi yang disyarah oleh Syekh Sholeh Alu Sayikh dan disusun Ustaz Abu Isa Abdulloh bin Salam.
Berikut hadisnya :
Dari Abu Abdirrohman, Abdulloh bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu berkata: "Rasulullah shallallohu 'alaihi wasallam bersabda kepada kami dan beliau adalah orang yang selalu benar dan dibenarkan: "Sesungguhnya setiap orang diantara kamu dikumpulkan kejadiannya di dalam rahim ibunya selama empat puluh hari dalam bentuk nuthfah (air mani), kemudian menjadi alaqoh (segumpal darah) selama waktu itu juga (empat puluh hari), kemudian menjadi mudhghoh (segumpal daging) selama waktu itu juga, lalu diutuslah seorang malaikat kepadanya, lalu Malaikat itu meniupkan ruh padanya dan ia diperintahkan menulis empat kalimat: Menulis rezekinya, ajalnya, amalnya, dan nasib celakanya atau keberuntungannya.
Maka demi Allah yang tiada Tuhan selain-Nya, sesungguhnya ada di antara kamu yang melakukan amalan penduduk surga dan amalan itu mendekatkannya ke surga sehingga jarak antara dia dan surga kurang satu hasta, namun karena takdir yang telah ditetapkan atas dirinya, lalu dia melakukan amalan penduduk neraka sehingga dia masuk ke dalamnya. Dan sesungguhnya ada seseorang diantara kamu yang melakukan amalan penduduk neraka dan amal itu mendekatkannya ke neraka sehingga jarak antara dia dan neraka hanya kurang satu hasta, namun karena taqdir yang telah ditetapka atas dirinya, lalu dia melakukan amalan penduduk surga sehingga dia masuk ke dalamnya." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Hadis ini merupakan pangkal dalam bab takdir , yaitu tatkala hadis tersebut menyebutkan bahwa takdir janin meliputi 4 hal, yakni rezekinya, ajalnya, amalnya, dan bahagia atau celakanya.
Berikut hadisnya :
Dari Abu Abdirrohman, Abdulloh bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu berkata: "Rasulullah shallallohu 'alaihi wasallam bersabda kepada kami dan beliau adalah orang yang selalu benar dan dibenarkan: "Sesungguhnya setiap orang diantara kamu dikumpulkan kejadiannya di dalam rahim ibunya selama empat puluh hari dalam bentuk nuthfah (air mani), kemudian menjadi alaqoh (segumpal darah) selama waktu itu juga (empat puluh hari), kemudian menjadi mudhghoh (segumpal daging) selama waktu itu juga, lalu diutuslah seorang malaikat kepadanya, lalu Malaikat itu meniupkan ruh padanya dan ia diperintahkan menulis empat kalimat: Menulis rezekinya, ajalnya, amalnya, dan nasib celakanya atau keberuntungannya.
Maka demi Allah yang tiada Tuhan selain-Nya, sesungguhnya ada di antara kamu yang melakukan amalan penduduk surga dan amalan itu mendekatkannya ke surga sehingga jarak antara dia dan surga kurang satu hasta, namun karena takdir yang telah ditetapkan atas dirinya, lalu dia melakukan amalan penduduk neraka sehingga dia masuk ke dalamnya. Dan sesungguhnya ada seseorang diantara kamu yang melakukan amalan penduduk neraka dan amal itu mendekatkannya ke neraka sehingga jarak antara dia dan neraka hanya kurang satu hasta, namun karena taqdir yang telah ditetapka atas dirinya, lalu dia melakukan amalan penduduk surga sehingga dia masuk ke dalamnya." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Hadis ini merupakan pangkal dalam bab takdir , yaitu tatkala hadis tersebut menyebutkan bahwa takdir janin meliputi 4 hal, yakni rezekinya, ajalnya, amalnya, dan bahagia atau celakanya.
4 Macam Penulisan Takdir
Allah Ta'ala menuliskan takdir dalam 4 bentuk, yaitu:1. Takdir Saabiq
Yaitu penulisan takdir bagi seluruh makhluk yang tercatat di Lauh mahfudz sejak 50 ribu tahun sebelum penciptaan bumi dan langit.2. Takdir Umri
Yaitu penulisan takdir bagi janin ketika berusia 4 bulan.3. Taqdir Sanawi
Yaitu penulisan takdir bagi seluruh makhluk setiap tahunnya pada malam Lailatul Qodr.4. Takdir Yaumi
Yaitu penulisan terhadap setiap kejadian setiap harinya.Lihat Juga :